Hukum  

Presiden Prabowo Akan Bangun Penjara Khusus Koruptor di Pulau Terpencil

Foto: instagram/prabowo

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana besar dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ia berencana membangun penjara khusus bagi para koruptor di sebuah pulau terpencil yang dikelilingi perairan dan sulit diakses.

Langkah ini dinilai sebagai strategi tegas untuk menindak tegas para pelaku korupsi yang merugikan negara.

Prabowo Pastikan Penjara Koruptor Dikelilingi Perairan Berisi Ikan Hiu

Dalam pernyataannya, Prabowo juga menegaskan bahwa pemilihan lokasi pulau akan mempertimbangkan keberadaan ikan hiu di sekitar perairannya.

Menurutnya, hal ini akan menjadi faktor keamanan tambahan yang menghalangi para narapidana korupsi melarikan diri dari tempat tersebut.

Prabowo Sampaikan Langsung Saat Hadiri Acara Tunjangan Guru ASN

Pernyataan mengenai pembangunan penjara khusus koruptor ini disampaikan Presiden Prabowo dalam acara penyaluran tunjangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah secara langsung ke rekening guru.

Acara tersebut berlangsung pada Kamis, 14 Maret 2025, di Plaza Insan Berprestasi, Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta Pusat.

Prabowo: Saya Siap Bertaruh Nyawa untuk Berantas Korupsi

Prabowo menegaskan bahwa korupsi adalah salah satu penghambat terbesar bagi kemajuan bangsa.

Oleh karena itu, ia berkomitmen penuh untuk memerangi para pelaku korupsi, bahkan jika harus bertaruh nyawa.

Pernyataan ini menunjukkan sikap seriusnya dalam memberantas praktik korupsi di Indonesia.

Presiden Yakin Didukung Polri, TNI, dan Guru dalam Perang Melawan Korupsi

Prabowo juga menyatakan bahwa dirinya tidak takut menghadapi para mafia korupsi.

Ia yakin bahwa aparat penegak hukum seperti Polri dan TNI, serta para guru yang memiliki peran penting dalam mencerdaskan bangsa, akan mendukung perjuangannya melawan korupsi.

“Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor. Mereka harusnya ngerti saya ini siap mati untuk bangsa dan negara ini. Mafia manapun saya tidak takut. Apalagi ada Kapolri dan TNI, apalagi ada guru-guru yang akan membantu saya,” tegas Prabowo.