DOTTCOM.ID, Kota Jambi – Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Baru terus mempercepat penyelidikan kasus dugaan pencurian minyak dari pipa milik Pertamina di kawasan Paal X, Kota Jambi. Dalam perkembangan terbaru, polisi mengaku telah mengantongi petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku dan kini sedang melakukan pelacakan secara intensif.
Kapolsek Kota Baru Kompol Helrawati Siregar mengatakan proses pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan. Bahkan, tim penyidik telah mengamankan sejumlah nomor telepon seluler yang diduga berkaitan dengan pelaku untuk ditelusuri lebih lanjut.
“Polisi bahkan telah mengamankan sejumlah nomor telepon seluler milik terduga pelaku dan sedang dalam proses pelacakan,” ungkap Kompol Helrawati saat mendampingi peninjauan Anggota DPD RI Syarif Fasha.
Kompol Helrawati menegaskan seluruh personel masih bekerja untuk mengungkap pelaku dalam kasus tersebut.
“Kita terus bergerak, anggota saya belum ada yang tidur,” sambung Kompol Helrawati.
Untuk mempercepat proses hukum, Polsek Kota Baru telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina. Karena unsur pembuktian dinilai telah mencukupi, status pengaduan langsung ditingkatkan menjadi Laporan Polisi (LP).
Selain itu, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi sejak malam hari setelah lokasi dugaan pencurian ditemukan.
Kompol Helrawati menjelaskan, kasus pencurian minyak pipa Pertamina ini terungkap berkat laporan masyarakat yang curiga melihat adanya cairan minyak mentah berwarna hitam pekat mengalir di dalam saluran got.
Laporan tersebut kemudian diteruskan oleh petugas keamanan Pertamina kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsek Kota Baru bersama petugas keamanan Pertamina langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Dari hasil penelusuran, petugas mengikuti aliran minyak hingga mengarah ke sebuah bangunan liar yang diduga menjadi sumber kebocoran.
Petugas kemudian membongkar bangunan tersebut dan menemukan adanya lubang pada pipa minyak milik Pertamina yang diduga sengaja dibuat untuk mengambil minyak secara ilegal.
Polisi kini masih mendalami keterlibatan para pelaku serta mengumpulkan alat bukti tambahan guna mengungkap seluruh rangkaian tindak pidana tersebut.
Kompol Helrawati juga mengingatkan bahwa aksi pencurian minyak melalui pembobolan pipa memiliki risiko yang sangat besar bagi keselamatan masyarakat.
“Apabila terjadi kebakaran, dampaknya bukan hanya ditanggung oleh satu atau dua orang, tapi bisa satu kampung kita ini habis,” pungkasnya.
Polsek Kota Baru memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

























































