Bima Arya Apresiasi Strategi Pembangunan Pemerintah Kota Jambi

dottcom.id – Jakarta — dukungan pembiayaan pembangunan Kota Jambi mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto. Apresiasi tersebut diberikan atas langkah Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana dan Diza Hazra Aljosha yang dinilai aktif melakukan pendekatan “jemput bola” guna mempercepat pembangunan daerah.

Pernyataan itu disampaikan Bima Arya saat kegiatan di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Menurut Bima Arya, Kota Jambi menjadi salah satu contoh sinkronisasi pembangunan daerah dengan agenda nasional, terutama dalam pengawalan program strategis nasional yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ada kepala daerah yang semangat, tapi ada juga kepala daerah yang memilih mengeluh daripada berpeluh. Keberhasilan Kota Jambi terlihat dari kemampuan pemerintah daerah menghimpun dukungan pembiayaan pembangunan dari berbagai sumber hingga nilainya hampir setara dengan APBD Kota Jambi sendiri,” kata Bima.

Bima Arya menilai keberhasilan daerah dalam mengawal program strategis nasional turut memberikan kontribusi terhadap stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini tetap berada di atas lima persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan.

Selain itu, pemerintah daerah juga dinilai berhasil memaksimalkan implementasi program pusat sehingga memberikan dampak nyata terhadap pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya menyebut kepala daerah saat ini menghadapi tiga tantangan utama, yakni dinamika geopolitik global, pengawalan program prioritas nasional, serta pemenuhan janji politik dan harapan masyarakat di daerah.

“Kepala daerah saat ini menghadapi tiga tantangan utama, yakni dinamika geopolitik global, pengawalan program prioritas nasional, serta pemenuhan janji politik dan harapan masyarakat di tingkat lokal. Untuk itu, pemerintah daerah diminta menjaga konsistensi dokumen perencanaan dan penganggaran, sekaligus memperkuat inovasi fiskal, kemudahan investasi, serta sinergi pembangunan kewilayahan,” pungkas Bima Arya.

Saat ini pemerintah pusat juga mulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dengan fokus percepatan pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui delapan klaster program prioritas nasional yang mencakup 60 program unggulan.

Program tersebut meliputi sektor kedaulatan pangan, energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, infrastruktur dan perumahan, ekonomi kerakyatan dan desa, hingga penurunan angka kemiskinan.

Sementara itu, total dukungan pembiayaan pembangunan Kota Jambi tahun 2025 tercatat mencapai Rp2,013 triliun yang bersumber dari berbagai sektor. Dana tersebut berasal dari APBN sebesar Rp1,5 triliun, APBD Provinsi Rp160 miliar, revitalisasi sungai Rp144,9 miliar, jaringan gas Rp105,88 miliar, Baznas Rp12,1 miliar, forum CSR Rp15,4 miliar, serta program pendidikan aparatur Rp500 juta.