Bupati Muaro Jambi Luncurkan Tim Pengawasan dan Forum CSR

dottcom.id – Langkah penguatan investasi dan tanggung jawab sosial mulai dipertegas melalui pembentukan forum CSR Muaro Jambi 2025 yang dikukuhkan langsung oleh Bupati Bambang Bayu Suseno. Bersamaan dengan itu, pemerintah daerah juga meluncurkan tim pengawasan penanaman modal untuk memastikan investasi berjalan sesuai aturan.

Kegiatan berlangsung di Aula BPKAD Muaro Jambi, Kamis (02/04/2026). Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran OPD, serta perwakilan dunia usaha yang menjadi bagian penting dalam ekosistem pembangunan daerah.

Pengukuhan forum CSR Muaro Jambi 2025 menjadi titik awal konsolidasi antara pemerintah dan sektor industri. Fokus utama diarahkan pada sinkronisasi program tanggung jawab sosial agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kekompakan dalam menjalankan peran forum. Pengalaman dan kapasitas anggota dinilai sudah memadai, sehingga tantangan berikutnya terletak pada konsistensi dan arah kerja.

“Terkait profesionalisme dan pengalaman, saya sangat yakin dengan kapasitas bapak dan ibu sekalian. Sekarang tinggal bagaimana menjaga kekompakan dan meluruskan niat. Insyaallah, dengan niat yang tulus dan kerja sama yang solid, Forum CSR ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Muaro Jambi,” ujar Bupati.

Selain itu, peluncuran tim pengawasan penanaman modal menjadi bagian yang tak terpisahkan dari strategi tersebut. Keberadaan tim ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pelaku usaha sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih sehat.

Pemerintah daerah tidak ingin investasi berjalan tanpa arah. Pengawasan yang terstruktur dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terlihat dari angka, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat.

Di akhir arahannya, Bupati meminta seluruh perusahaan yang tergabung dalam forum CSR Muaro Jambi 2025 untuk menyelaraskan program dengan agenda strategis pemerintah daerah.

“Investasi adalah mesin utama ekonomi daerah. Melalui sinergi yang baik, kita tidak hanya mengejar pertumbuhan angka, tapi juga kesejahteraan nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Momentum ini sekaligus menjadi penegasan arah kebijakan Pemkab Muaro Jambi. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha kini tidak lagi bersifat simbolis, tetapi dituntut menghasilkan dampak yang terukur dan berkelanjutan.