Puluhan Siswa SD Keracunan Menu MBG, Terkonfirmasi Jadi Kasus yang Pertama

ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Sukoharjo, Jawa Tengah – Puluhan siswa SDN Dukuh 03 Sukoharjo mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis, 16 Januari 2025. Kejadian ini menjadi kasus pertama yang terkonfirmasi dalam program yang digagas untuk meningkatkan gizi anak sekolah.

Sebanyak 200 siswa menerima distribusi makanan MBG pada hari tersebut. Namun, sepuluh siswa dari kelas 1 hingga 6 mulai mengeluhkan pusing, mual, dan salah satu di antaranya bahkan muntah.

Menurut Kepala Sekolah SDN Dukuh 03 Sukoharjo, Lilik Kurniasih, sejumlah siswa mengaku mencium bau tidak sedap dari ayam goreng tepung yang disajikan. “Ada yang merasa mual, pusing, dan ada satu anak yang muntah,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, pihak sekolah langsung menarik seluruh makanan MBG yang tersisa dan menghubungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Puskesmas Sukoharjo Kota. “Alhamdulillah, langsung tertangani oleh petugas,” tambah Lilik.

Kepala Puskesmas Sukoharjo Kota, Kunari Mahanani, mengungkapkan bahwa Kodim 0726 Sukoharjo, yang mengelola SPPG, telah mengakui adanya kesalahan dalam pengolahan ayam. “Ayamnya tidak matang,” tegas Kunari.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, juga menyebutkan bahwa insiden ini terjadi akibat kesalahan teknis. “Detailnya menyusul,” katanya singkat.

Istana melalui Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, turut mengonfirmasi insiden tersebut. Ia memastikan penanganan dilakukan sesuai SOP, termasuk menarik makanan yang tersisa dan menggantinya dengan menu baru.

“Saat ini, sampel makanan sedang diperiksa oleh dinas kesehatan,” ungkap Hasan.