DOTTCOM.ID – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Sumatra Selatan dan Jambi terus dikebut. Namun, masih ada satu pekerjaan besar yang harus diselesaikan: pengadaan lahan.
Pada Rabu (4/6), Hutama Karya bertemu Bupati Banyuasin Askolani untuk membahas berbagai kendala pengadaan lahan, terutama di kawasan Exit Tol Pangkalan Balai dan Exit Tol Betung yang menjadi titik penting akses masyarakat menuju jalan tol.
Pemkab Banyuasin menyatakan siap mendukung percepatan penyelesaian lahan melalui koordinasi, monitoring, dan evaluasi bersama seluruh pihak terkait.
Saat ini, Ruas Palembang–Betung sepanjang 69,19 kilometer telah mencapai progres konstruksi 83,00 persen dengan progres pengadaan lahan 87,45 persen.
Sementara itu, Ruas Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,7 kilometer mencatat progres konstruksi 59,47 persen dan progres pengadaan lahan 69,18 persen.
Di kesempatan terpisah pada Rabu (3/6), Hutama Karya juga menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk mempercepat penyelesaian pengadaan lahan Tol Betung–Tempino–Jambi.
Pemerintah daerah menyatakan dukungan penuh terhadap proyek strategis nasional tersebut dan siap membantu mencari solusi atas berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan.
Menurut Hutama Karya, percepatan pengadaan lahan menjadi faktor penting agar pembangunan tol dapat selesai sesuai target dan segera mendukung konektivitas serta distribusi logistik di Pulau Sumatra.
























































