BPPRD Muaro Jambi Kejar Target PAD Rp178 Miliar Tahun 2026

dottcom.id – Realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Muaro Jambi pada awal tahun 2026 telah mencapai sekitar 14 persen dari target tahunan. Angka tersebut hanya terpaut sedikit dari target Triwulan I yang ditetapkan sebesar 15 persen.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp178 miliar. Target tersebut berasal dari berbagai sumber pendapatan daerah, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pajak.

Dari total target tersebut, pajak daerah ditargetkan menyumbang sekitar Rp128 miliar. Sementara sisanya berasal dari retribusi daerah serta sumber pendapatan sah lainnya.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Muaro Jambi, Arian Safutra, mengatakan pihaknya terus mendorong optimalisasi berbagai potensi pajak untuk memastikan target penerimaan dapat tercapai.

Upaya tersebut dilakukan dengan memaksimalkan sejumlah sektor usaha yang berkembang di wilayah Muaro Jambi. Beberapa sektor yang menjadi fokus antara lain pajak hiburan, objek wisata, restoran, kafe, serta berbagai kegiatan usaha lainnya yang memiliki potensi pajak daerah.

Untuk memastikan capaian berjalan sesuai rencana, BPPRD membagi target penerimaan pajak dalam beberapa tahapan sepanjang tahun. Pada Triwulan I ditargetkan mencapai 15 persen, kemudian meningkat menjadi 40 persen pada Triwulan II, 75 persen pada Triwulan III, dan 100 persen pada akhir Triwulan IV.

“Insya Allah semua target yang telah direncanakan dapat tercapai,” kata Arian Safutra, Rabu 11 Maret 2026.

Selain mengoptimalkan sektor yang telah berjalan, BPPRD juga melakukan pemetaan terhadap potensi objek pajak baru yang terus berkembang di lapangan. Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pajak mineral bukan logam dan batuan atau galian C.

“Kami akan melakukan pendataan ulang terhadap objek pajak yang mengalami pertumbuhan di lapangan. Selain itu, kami juga memastikan tetap mengejar piutang pajak dan potensi pendapatan di sektor ini,” imbuhnya.

Menurut Arian Safutra, pihaknya tetap optimistis target PAD Kabupaten Muaro Jambi tahun 2026 dapat tercapai. Berbagai langkah penguatan koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan pengawasan berjalan optimal.

Salah satu bentuk kerja sama yang diperkuat adalah sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi, terutama dalam pengawasan sektor galian C agar potensi penerimaan daerah dapat dimaksimalkan.

“Kami optimistis target akhir tahun dapat tercapai. Sinergi dengan provinsi untuk sektor galian C terus diperkuat agar tidak ada kebocoran potensi pendapatan,” jelasnya.