DOTTCOM.ID, Merangin – Zaimah (74), warga Desa Sungai Ulak, Kabupaten Merangin, yang dilaporkan terseret arus saat mandi di Sungai Nalo Tantan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (06/08/2026) dini hari. Korban terseret arus Merangin itu ditemukan mengambang sekitar 3 kilometer dari lokasi awal kejadian setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian selama tiga hari.
Peristiwa tersebut bermula pada Selasa (04/08/2026) ketika Zaimah mandi di aliran Sungai Nalo Tantan. Saat berada di sungai, arus yang deras tiba-tiba menyeret korban hingga tenggelam.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga beberapa waktu setelah kejadian, korban belum berhasil ditemukan. Laporan kemudian disampaikan kepada BPBD Merangin dan diteruskan ke Pos SAR Bungo untuk mendapatkan bantuan pencarian.
Memasuki hari kedua operasi pada Rabu (05/08/2026), Tim SAR Gabungan meningkatkan intensitas pencarian dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU). Setiap SRU bertugas menyisir permukaan Sungai Nalo Tantan menggunakan perahu karet dengan jangkauan pencarian antara 2 hingga 8 kilometer ke arah hilir.
Selain melakukan penyisiran di permukaan sungai, tim dari Pos SAR Bungo juga melaksanakan penyelaman di sekitar lokasi korban terakhir terlihat. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pencarian sekaligus memperluas area yang diperiksa oleh petugas.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan. Personel berasal dari Pos SAR Bungo, BPBD Merangin, Polres Merangin, Polsek Bangko, Batalyon Brimob, Babinsa, Bhabinkamtibmas, SAR MTA, Damkar, Senkom Mitra Polri, perangkat kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Selama operasi berlangsung, tim menggunakan satu unit Rescue Car Double Cabin, empat unit perahu karet atau Landing Craft Rubber (LCR), peralatan penyelamatan di air, peralatan selam, perlengkapan medis, perangkat komunikasi, dan peralatan evakuasi. Pencarian dilakukan dalam kondisi cuaca berawan.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Kamis (06/08/2026) dini hari. Tim SAR Gabungan menemukan korban mengambang di aliran sungai sekitar 3 kilometer dari Last Known Position (LKP) atau lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Setelah ditemukan, jenazah Zaimah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan bersama warga menuju rumah duka di Desa Sungai Ulak. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.












































