dottcom.id, Tanjung Jabung Timur – Program bantuan seragam sekolah gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur resmi direalisasikan. Kebijakan yang diinisiasi Bupati Tanjung Jabung Timur Dillah Hikmah Sari tersebut menyasar peserta didik kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat pada tahun ajaran baru, sebagai langkah konkret meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memperluas akses pendidikan yang berkeadilan.
Bantuan seragam disalurkan kepada siswa SMP Negeri, SMP Swasta, serta Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih optimal sejak hari pertama sekolah.
Data Dinas Pendidikan mencatat, untuk jenjang SMP Negeri, bantuan diberikan kepada 2.113 siswa kelas VII yang tersebar di 45 sekolah. Pada jenjang MTs, sebanyak 981 set seragam disalurkan kepada siswa dari 30 MTs. Sementara itu, sekolah swasta juga turut tersentuh program ini, dengan 260 siswa kelas VII dari enam SMP Swasta menerima bantuan seragam gratis. Cakupan tersebut menunjukkan upaya pemerintah daerah menjangkau seluruh peserta didik tanpa membedakan status sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Syafarudin, melalui Kepala Bidang SMP Joko Purnomo, menjelaskan bahwa program seragam sekolah gratis merupakan implementasi nyata dari kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur melalui program MERATA.
“Program seragam sekolah gratis ini merupakan bagian dari kebijakan Bupati Tanjab Timur untuk membantu masyarakat, khususnya orang tua siswa. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, siswa dapat lebih fokus belajar tanpa terbebani biaya seragam di awal masuk sekolah,” ujar Joko Purnomo.
Joko Purnomo menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan data jumlah siswa kelas VII di masing-masing sekolah. Dinas Pendidikan juga memastikan seluruh proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan agar bantuan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Lebih jauh, program seragam gratis ini tidak hanya ditujukan untuk membantu secara ekonomi, tetapi juga menumbuhkan rasa kesetaraan di lingkungan sekolah. Dengan penggunaan seragam yang sama, seluruh siswa diharapkan dapat mengikuti proses belajar dengan rasa percaya diri tanpa sekat perbedaan latar belakang sosial ekonomi.
























































