dottcom.id, JAKARTA – Apple melalui jaringan Apple Authorized Reseller di Indonesia resmi membuka masa preorder MacBook Neo mulai Jumat (15/05/2026). Laptop terbaru tersebut diposisikan sebagai MacBook paling terjangkau yang hadir resmi di pasar Indonesia.
Setelah periode pemesanan dibuka, MacBook Neo Indonesia dijadwalkan mulai tersedia di toko resmi pada 22 Mei 2026.

Kehadiran perangkat ini langsung menarik perhatian pasar karena menawarkan desain premium khas Apple dengan harga yang jauh lebih rendah dibanding lini MacBook Air maupun MacBook Pro.
MacBook Neo hadir sebagai laptop entry-level baru yang menyasar pelajar, mahasiswa hingga pengguna produktivitas harian. Meski masuk kategori terjangkau, Apple tetap menyematkan dukungan Apple Intelligence berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Secara desain, MacBook Neo menggunakan bodi unibody aluminium dengan dimensi tipis dan ringan. Bobot perangkat hanya sekitar 1,22 kilogram sehingga praktis dibawa bepergian.

Apple juga menghadirkan beberapa pilihan warna mencolok seperti blush, indigo, silver hingga citrus.
Pada sektor layar, MacBook Neo Indonesia dibekali panel Liquid Retina berukuran 13 inci dengan resolusi 2408 x 1506 piksel. Layar tersebut mendukung hingga 1 miliar warna dengan tingkat kecerahan mencapai 500 nits serta lapisan anti-reflektif.

Untuk performa, laptop ini menggunakan chip Apple A18 Pro dengan konfigurasi 6-core CPU, 5-core GPU dan 16-core Neural Engine. Apple juga mengusung desain fanless tanpa kipas sehingga perangkat tetap senyap saat digunakan.
Apple mengklaim performa laptop tersebut mampu memberikan peningkatan hingga 50 persen lebih cepat untuk kebutuhan harian dibanding laptop PC di kelas harga serupa.
Chip A18 Pro juga dirancang untuk mendukung berbagai fitur AI on-device melalui Apple Intelligence tanpa bergantung penuh pada layanan cloud.
Di sektor daya, MacBook Neo diklaim mampu bertahan hingga 16 jam penggunaan normal dalam sekali pengisian baterai.
Fitur lain yang turut dibawa meliputi kamera FaceTime HD 1080p, dual microphone, dual speaker dengan Spatial Audio dan Dolby Atmos, serta Magic Keyboard dengan Touch ID pada varian tertentu.
Untuk konektivitas, laptop ini dilengkapi dua port USB-C, jack audio 3,5 mm, Wi-Fi 6E dan Bluetooth. Sistem operasinya langsung menjalankan macOS Tahoe yang telah terintegrasi dengan berbagai fitur Apple Intelligence.
Di pasar Amerika Serikat, MacBook Neo dijual mulai USD 599 atau sekitar Rp10,4 juta. Sementara untuk Indonesia, harga resminya diperkirakan berada di kisaran Rp10,699 juta hingga Rp11 jutaan untuk konfigurasi RAM 8GB dan SSD 256GB.
Meski harga final belum diumumkan secara resmi, MacBook Neo Indonesia dinilai bakal menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa harus membeli MacBook Air atau MacBook Pro dengan harga lebih tinggi.
Kehadiran MacBook Neo juga diprediksi menjadi pesaing kuat bagi laptop Windows entry-level premium karena menawarkan kombinasi desain premium, efisiensi chip Apple Silicon dan ekosistem macOS dengan harga yang lebih terjangkau.
























































