Jambi  

Pemprov Jambi Rencanakan Perpindahan Embarkasi Haji ke Palembang

Pemerintah Provinsi Jambi berencana memindahkan keberangkatan dan pemulangan jamaah calon haji dari Embarkasi Batam ke Embarkasi Palembang, Sumatera Selatan.

Dikutip dari Antara, Rencana ini dikaji untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, dengan pertimbangan efisiensi anggaran dan efektivitas waktu tempuh.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, menyampaikan bahwa jika akses jalan tol telah tersambung dengan baik, maka pemindahan embarkasi ke Palembang dapat segera direalisasikan.

“Jamaah tidak perlu lagi diterbangkan ke Batam menggunakan pesawat sewaan. Cukup melalui jalur darat ke Palembang dan langsung terbang ke Arab Saudi,” jelas Sudirman, Selasa (29/4).

Belum Layak Jadi Embarkasi Sendiri

Lebih lanjut, Sudirman menuturkan bahwa Provinsi Jambi belum memenuhi syarat sebagai embarkasi haji mandiri, terutama dari sisi infrastruktur bandara.

Landasan pacu Bandara Sultan Thaha saat ini belum mampu didarati pesawat berbadan lebar seperti Airbus yang digunakan untuk penerbangan langsung ke Arab Saudi.

“Kalau ingin menjadi embarkasi sendiri, maka perlu dibangun bandara baru dengan standar internasional,” tambahnya.

Persiapan Haji 2025 Masih Gunakan Embarkasi Batam

Untuk penyelenggaraan haji tahun ini, jamaah asal Jambi masih akan diberangkatkan melalui Embarkasi Batam (BTH).

Total ada tujuh kelompok terbang (kloter) yang mencakup kloter BTH 13, 14, 16, 18, 19, 20, dan 24. Pemberangkatan dijadwalkan mulai 14 Mei 2025.

Calon haji akan menjalani prosedur tetap di Asrama Haji Embarkasi Antara Jambi, meliputi layanan one stop service, seperti pemeriksaan kesehatan, penyerahan paspor dan gelang identitas, serta pencairan living cost. Jamaah juga akan mengikuti manasik haji menjelang keberangkatan.

Total Jamaah Jambi Tahun Ini Hampir 3.000 Orang

Berdasarkan kuota yang ditetapkan, sebanyak 2.880 orang jamaah calon haji asal Jambi akan diberangkatkan tahun ini.

Jumlah itu ditambah 21 orang Petugas Haji Daerah (PHD) dan 8 pendamping dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), sehingga total keseluruhan mencapai 2.992 orang.

SUMBER