dottcom.id – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi memastikan Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera dalam kondisi aman dan lancar digunakan pemudik. Jalur ini kini menjadi alternatif utama untuk menghindari kemacetan parah di wilayah Bayung Lencir, Sumatera Selatan.
Kepala BPTD Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, menyebutkan masyarakat mulai beralih menggunakan Jalinteng sebagai rute perjalanan mudik.
“Kami memastikan Jalur Lintas Tengah Sumatera aman, masyarakat sudah mulai memanfaatkan Jalur Lintas Tengah untuk menghindari kemacetan di Bayung Lencir. Kami pastikan jalur ini aman untuk dilalui,” kata Benny Nurdin Yusuf di Jambi, Selasa.
Imbauan juga disampaikan kepada pemudik yang melintas dari arah Sumatera Selatan menuju Jambi maupun sebaliknya agar memanfaatkan jalur tersebut guna menghindari kepadatan di wilayah Musi Banyuasin dan Banyuasin.
Peralihan arus kendaraan terlihat signifikan dalam dua hari terakhir setelah terjadi kemacetan panjang di Jalur Lintas Timur. Sejumlah bus dari Sumatera Barat, Riau, dan Bengkulu yang menuju Pulau Jawa kini memilih Jalur Lintas Tengah sebagai rute perjalanan.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan kendaraan di titik rawan kemacetan seperti Bayung Lencir dan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin.
Peningkatan arus mudik juga terpantau dari aktivitas di Terminal Pulau Tujuh Bangko. Pada Senin (16/3) malam sekitar pukul 21.00 WIB, belasan bus tercatat masuk ke terminal hanya dalam waktu satu jam, menunjukkan lonjakan mobilitas dibanding hari biasa.
BPTD Jambi menegaskan koordinasi terus dilakukan bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi dan Sumatera Selatan untuk memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman. Laporan kondisi lapangan juga disampaikan secara berkala kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, khususnya terkait titik-titik krusial di jalur tol dan arteri.
Petugas gabungan saat ini masih bersiaga di sejumlah lokasi strategis, termasuk kawasan Tol Sebapo di Jambi, untuk memantau perkembangan arus lalu lintas secara langsung.
Sementara itu, kemacetan di wilayah Musi Banyuasin dilaporkan mulai berangsur terurai hingga Selasa siang (17/3). Untuk mendukung kelancaran arus, akses masuk Tol Pijoan dan Sebapo yang mengarah ke Bayung Lencir sementara waktu ditutup sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat normalisasi arus kendaraan selama periode mudik Lebaran 2026.
























































