Ketua DPRD Kota Jambi Temui Menpora, Bahas Peningkatan Fasilitas Olahraga

Seakan tak mengenal lelah bekerja untuk kemajuan Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menemui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo pada Rabu (22/1/2025) di Kantor Menpora, Jakarta.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Drs. Anwar selaku Asisten Deputi Standarisasi, Akreditasi, Sertifikasi, Prasarana, dan Sarana Olahraga.

Pertemuan ini bertujuan menyampaikan aspirasi terkait peningkatan prestasi olahraga melalui pengadaan sarana dan prasarana (sarpras) bagi berbagai cabang olahraga (cabor) di Kota Jambi.

Hal ini dilakukan mengingat alokasi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang terbatas karena harus menyesuaikan kemampuan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kemas Faried menekankan pentingnya dukungan fasilitas olahraga yang memadai untuk mengoptimalkan potensi atlet lokal.

Menurutnya, banyak atlet berbakat di Kota Jambi yang membutuhkan sarana latihan yang lebih baik agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

“Kami optimistis, dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dunia olahraga di Kota Jambi akan semakin maju,” ujar Kemas Faried.

Ia juga menyampaikan usulan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) di Kecamatan Danau Teluk, Seberang Kota Jambi, yang akan diajukan bersama Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Menpora Dito Ariotedjo menyambut baik aspirasi tersebut.

Ia menyatakan komitmennya untuk memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan sarana olahraga di daerah, termasuk di Kota Jambi.

Terkait usulan pembangunan GOR, Menpora berjanji akan merekomendasikan hal tersebut kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Itu usulan bagus. Selain digunakan untuk olahraga, GOR juga memiliki fungsi multi guna yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelas Menpora melalui Kemas Faried.

Melalui Drs. Anwar, Menpora juga berpesan bahwa usulan dari Pemerintah Kota Jambi akan ditindaklanjuti sesuai dengan alokasi program yang tersedia.