Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) resmi dimulai pada hari ini, Senin (10/2/2025).
Inisiatif dari Kementerian Kesehatan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memantau kondisi kesehatannya melalui serangkaian pemeriksaan medis yang disesuaikan dengan kategori usia.
Program ini terdiri dari berbagai jenis pemeriksaan, yang dibagi berdasarkan kategori usia: CKG ulang tahun, CKG sekolah untuk anak-anak usia 7 hingga 17 tahun, dan CKG khusus untuk berbagai kelompok usia.
Pemeriksaan yang disediakan antara lain meliputi skrining hormon, penyakit jantung bawaan, gizi, pemeriksaan telinga dan mata, serta pengukuran tekanan darah.
Berikut adalah jenis-jenis pemeriksaan CKG yang dilakukan berdasarkan usia:
1. Bayi Baru Lahir
- Kekurangan hormon tiroid bawaan
- Kekurangan enzim pelindung sel darah merah (G6PD)
- Kekurangan hormon adrenal bawaan
- Penyakit jantung bawaan kritis
- Kelainan saluran empedu
- Pertumbuhan (berat badan)
2. Balita dan Anak Prasekolah
- Pertumbuhan dan perkembangan
- Tuberkulosis
- Pemeriksaan telinga dan mata
- Gigi
- Talasemia (pemeriksaan darah pada usia 2 tahun)
- Gula darah (pemeriksaan darah pada usia 2 tahun)
3. Dewasa dan Lansia
- Merokok dan tingkat aktivitas fisik
- Status gizi
- Pemeriksaan gigi
- Tekanan darah
- Gula darah
- Risiko stroke dan penyakit jantung (usia ≥40 tahun)
- Fungsi ginjal (usia ≥40 tahun)
- Tuberkulosis
- Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
- Pemeriksaan kanker (payudara, leher rahim, paru, usus besar)
- Pemeriksaan mata, telinga, jiwa
- Pemeriksaan hati (Hepatitis B, C, dan sirosis)
- Pemeriksaan calon pengantin (Anemia, sifilis, HIV)
- Pemeriksaan geriatrik (usia ≥60 tahun)
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan mencegah berbagai penyakit serius sejak dini.






















































