dottcom.id – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Batang Hari terus diperkuat melalui forum diskusi lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Tantangan Penanganan Stunting dan Tokoh Masyarakat yang Berpengaruh di Ruang Pola Besar BAPPERIDA, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan yang difasilitasi bersama Tanoto Foundation tersebut menghadirkan perangkat daerah, organisasi kesehatan, serta tokoh masyarakat. Forum ini difokuskan untuk memetakan persoalan nyata di lapangan sekaligus merumuskan strategi yang lebih terarah dan efektif.
Dalam diskusi terungkap sejumlah tantangan mendasar, seperti keterbatasan akses air bersih, kondisi sanitasi yang belum optimal, serta rendahnya literasi gizi di tingkat keluarga. Faktor-faktor tersebut dinilai berkontribusi terhadap risiko stunting, terutama pada kelompok rentan.
Tokoh masyarakat dinilai memiliki pengaruh signifikan dalam mendorong perubahan perilaku. Peran aktif tokoh lokal diharapkan mampu memperkuat edukasi mengenai pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang di lingkungan keluarga.
FGD ini juga merujuk pada Strategi Nasional Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting 2025–2029 yang menetapkan enam pilar utama sebagai panduan P3S. Enam pilar tersebut mencakup komitmen politik kepemimpinan, komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, konvergensi program dan kemitraan, ketahanan pangan dan gizi, peningkatan kapasitas pengelola program, serta pemantauan dan evaluasi.
Evaluasi pelaksanaan aksi konvergensi P3S tahun 2025 turut menjadi bahan pembahasan. Evaluasi dilakukan di empat kabupaten lokasi program, yakni Banyumas, Brebes, Tegal, dan Batang Hari. Hasilnya menjadi dasar penguatan implementasi program pada periode selanjutnya.
Kegiatan tersebut dihadiri kepala OPD terkait, antara lain BAPPERIDA, Dinas Kesehatan, DPPKBP3A, PMD, dan Diskominfo atau perwakilan masing-masing. Hadir pula Marsono dari Tanoto Foundation serta Lusi Listianingsih dan Ratna Dewi dari Yayasan Satu Karsa Karya sebagai mitra implementasi program.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap terbangun kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah, mitra pembangunan, dan masyarakat guna menekan angka stunting secara berkelanjutan.























































