dottcom.id – Upaya memperbaiki wajah layanan publik kembali ditegaskan di Muaro Jambi. Fokus diarahkan pada pelayanan kesehatan berbasis HAM.
Komitmen itu disampaikan Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono, saat kegiatan sosialisasi di Aula BPKAD, Senin (13/4).
Forum tersebut menyoroti peran penting sektor kesehatan. Layanan dinilai menjadi garda terdepan dalam pemenuhan hak dasar warga.
Pelayanan kesehatan berbasis HAM dianggap krusial. Tenaga medis hingga administrasi diminta memahami prinsip tersebut.
Instrumen HAM harus diterapkan di Dinas Kesehatan, rumah sakit, hingga puskesmas. Tujuannya mencegah diskriminasi dalam pelayanan.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap warga yang datang ke fasilitas kesehatan kita mendapatkan haknya dengan layak dan bermartabat,” kata Budhi Hartono.
Pernyataan itu disampaikan di hadapan kepala puskesmas dan direktur rumah sakit se-Muaro Jambi.
Kegiatan ini juga menghadirkan Kakanwil Kemenkumham Jambi, Sukiman, sebagai narasumber utama.
Materi yang diberikan menyoroti regulasi terbaru. Fokusnya pada penerapan HAM dalam sistem birokrasi pelayanan publik.
Pelayanan kesehatan berbasis HAM diharapkan menjadi standar baru. Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari pembenahan sistem. Pemerintah daerah mendorong pelayanan yang lebih adil dan manusiawi.
Dorongan tersebut menegaskan arah kebijakan daerah. Pelayanan publik tidak hanya cepat, tetapi juga menjunjung hak warga.
























































