dottcom.id – Pada Sidang Kabinet Perdana yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Senin, 12 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa investasi yang telah masuk untuk pembangunan IKN mencapai Rp 56,2 triliun.
Angka ini di luar anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan mencakup 55 proyek yang telah groundbreaking
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa investasi tersebut mencakup berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, retail dan logistik, hotel, energi dan transportasi, kantor dan perbankan, hunian dan area hijau, serta media dan teknologi.
Ia juga menekankan bahwa pemindahan ibu kota bukan hanya soal memindahkan fisik, tetapi juga pola pikir dan pola kerja.
Presiden Jokowi menambahkan bahwa mobilitas di IKN akan menggunakan kendaraan listrik dan energi hijau, serta bangunan di IKN akan diarahkan ke konsep green building.
Selain itu, aksesibilitas diutamakan untuk pejalan kaki dan pengguna sepeda. Pemindahan ibu kota ini diharapkan dapat mendorong pemerataan ekonomi, mengingat 58% GDP ekonomi Indonesia saat ini terkonsentrasi di Pulau Jawa
























































