Bisnis  

JBC Menuju Episentrum Bisnis Modern dan Gaya Hidup 24 Jam di Jantung Kota

dottcom.id – Wajah kawasan Simpang Mayang kini bertransformasi total. Jambi Business Center (JBC), proyek kawasan terpadu yang digadang-gadang sebagai “Sudirman-nya Jambi”, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki kuartal kedua tahun 2026, JBC bukan lagi sekadar deretan ruko, melainkan sebuah ekosistem ekonomi yang mulai berdenyut tanpa henti.

Transformasi Ekonomi dan Peluang Investasi Emas

Kehadiran JBC telah memberikan dampak nyata bagi peta ekonomi lokal. Salah satu kabar paling dinanti adalah kebijakan harga yang cukup agresif di bulan April ini. Berdasarkan informasi pasar properti terbaru, beberapa unit ruko strategis mendapatkan penyesuaian harga promo dari kisaran Rp3 miliar menjadi Rp2 miliar. Langkah ini dinilai sebagai upaya pengelola untuk mempercepat okupansi kawasan di masa transisi pembangunan.

Penurunan harga ini menjadi magnet bagi para investor yang mengincar capital gain tinggi, mengingat lokasi JBC berada di titik pertemuan arus lalu lintas utama Kota Jambi yang menjamin traffic pengunjung secara konsisten.

Ekosistem Lifestyle: Dari Olahraga hingga Kuliner 24 Jam

Kawasan ini telah berhasil menarik berbagai tenant besar yang memperkaya fasilitas gaya hidup warga Jambi. Selain Mitra 10 yang telah menjadi tujuan utama kebutuhan material dan renovasi, kini hadir pula Winner Arena sebagai pusat olahraga dan e-sport modern.

Menariknya, JBC mulai menerapkan konsep kawasan aktif 24 jam. Dengan akses jalan tanpa portal, masyarakat kini dapat menikmati fasilitas kuliner seperti Kopi Mansur atau Madilog hingga larut malam. Kehadiran klinik kecantikan ternama seperti ZAP juga semakin mempertegas posisi JBC sebagai pusat gaya hidup kelas menengah ke atas.

Magnet Tenaga Kerja dan Kontribusi Daerah

Pemerintah Provinsi Jambi terus memberikan perhatian besar terhadap proyek ini. JBC diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal, mulai dari staf manajemen ritel, operasional gedung, hingga sektor keamanan dan kebersihan. Selain itu, JBC menjadi kontributor besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak restoran, parkir, dan hiburan.

Menanti Finalisasi Mall Terpadu pada 2027

Meskipun area ruko dan fasilitas pendukung lainnya sudah mulai beroperasi dan ramai dikunjungi, pembangunan gedung utama mall terus berjalan dengan target penyelesaian yang kini dijadwalkan pada tahun 2027, memberikan ruang bagi pengembang untuk memastikan kualitas infrastruktur yang lebih matang guna menghadirkan pusat belanja terintegrasi terbesar di Jambi. Nantinya, mall ini akan menyatukan hotel, area komersial, dan ruang publik dalam satu kawasan yang megah.

Bagi warga Jambi, JBC bukan sekadar pusat perbelanjaan baru, melainkan simbol modernisasi kota yang menawarkan kenyamanan, keamanan, dan peluang bisnis jangka panjang yang sangat menjanjikan.