Bencana Hidrometeorologi Melanda: Erupsi Gunung Ibu dan Banjir di Sejumlah Wilayah

Beberapa wilayah di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan masih tergenang banjir hingga tadi malam (16/1). (BPBD Kabupaten Banjar)
Beberapa wilayah di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan masih tergenang banjir hingga malam (16/1). (BPBD Kabupaten Banjar)

Sejumlah wilayah di Indonesia masih menghadapi dampak bencana hidrometeorologi basah.

BNPB melalui Pusdalops menerima laporan terkait banjir, banjir rob, hingga dampak erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat.

Gunung Ibu terus mengalami erupsi dengan kolom abu mencapai ketinggian hingga 1.500 meter pada Kamis (16/1).

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 98 detik.

Pemerintah telah menyiapkan lima titik pengungsian untuk menampung hingga 3.000 orang, sementara 182 jiwa telah mengungsi.

Banjir juga melanda sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Kampar, Riau, dengan 424 rumah terdampak; Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dengan 1.280 KK terdampak; dan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang mencatat 51 rumah terendam serta 235 hektar sawah rusak akibat tanggul jebol.

Di sisi lain, beberapa wilayah seperti Pekalongan, Subang, dan Medan melaporkan banjir mulai surut.

Namun, BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan risiko kesehatan pasca-bencana.

Masyarakat diminta menyiapkan perlengkapan darurat serta memastikan informasi diperoleh dari sumber terpercaya.