Raffi Akbar Berpulang, Kemas Faried: Pejuang Cilik yang Tak Pernah Menyerah

Raffi Akbar, bocah 7 tahun asal Kota Jambi yang menderita Steven Johnson Syndrome hingga leukemia, telah meninggal dunia. Ia menghembuskan napas terakhir pada Rabu, 2 Juli 2025, pukul 04.45 WIB. Kepergian Raffi membawa duka mendalam bagi keluarga dan banyak pihak yang telah turut mengawal perjuangannya.

Ketua DPRD Kota Jambi Sampaikan Duka Mendalam

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Farid Alfarelly, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Raffi. Ia mengungkapkan kesedihan melalui pesan singkat, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, telah berpulang ananda Raffi Akbar. Kita doakan anak ini husnul khotimah dan Allah berikan tempat terbaik, yaitu surga.”

Apresiasi untuk Semua yang Telah Turut Membantu Raffi

Dalam pesannya, Kemas Farid juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Raffi sejak awal perjuangannya, termasuk dalam proses pemberangkatan pengobatan ke Palembang. “Hanya Allah yang dapat membalas kebaikan semua saudara dan rekan yang ikhlas membantu,” ujarnya.

Raffi Dapat Perhatian Khusus dari Pemerintah Kota Jambi

Sebelum meninggal, Raffi mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Jambi. Pemkot memfasilitasi pengobatannya ke Palembang setelah diketahui menderita leukemia, sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya yang tengah berjuang melawan penyakit serius.

Kepergian Raffi Tinggalkan Pesan Solidaritas dan Harapan

Meskipun telah tiada, Raffi Akbar meninggalkan pesan penting tentang arti solidaritas dan kepedulian sosial. Dukungan luas dari masyarakat membuktikan bahwa kebersamaan bisa menjadi kekuatan besar dalam menghadapi ujian hidup. Semoga Raffi tenang di sisi-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.