Pemerintah Kota Jambi siap merelokasi sebanyak 400 pedagang dari kawasan Talang Banjar ke Pasar Angso Duo.
Relokasi ini dilakukan secara bertahap dan dengan pendekatan yang humanis, dalam upaya menata kawasan pasar agar lebih tertib dan nyaman.
Wali Kota Jambi, dr. Maulana, mengatakan pada Jumat (2/5/2025) bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan dan trotoar, khususnya di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai, yang dinilai tidak sesuai dengan peruntukannya.
Pedagang Dapat Tempat Gratis Selama Enam Bulan
“Relokasi ini kita laksanakan secara bertahap. Para pedagang yang saat ini menempati badan jalan kita arahkan pindah ke Pasar Angso Duo. Tempatnya kita siapkan gratis selama enam bulan,” ujar Maulana.
Pemindahan ini bukan hanya bertujuan menertibkan kawasan, tapi juga memberi ruang yang lebih layak dan aman bagi para pedagang, sekaligus mengembalikan fungsi jalan dan trotoar sebagai ruang publik.
Penataan Jalan hingga Payo Selincah
Relokasi ini juga menjadi bagian dari program penataan kawasan Jalan Orang Kayo Pingai. Setelah relokasi selesai, Pemerintah Kota Jambi akan membangun median jalan dan trotoar di sepanjang ruas tersebut hingga ke wilayah Payo Selincah.
“Kita akan jadikan kawasan ini lebih rapi, nyaman, dan produktif seperti pengembangan Jalan Soemantri Brojonegoro. Kami ingin menciptakan ruang publik yang tertata baik untuk masyarakat,” kata Wali Kota.
Pedagang Diharapkan Mendukung Relokasi
Maulana menekankan bahwa langkah ini bukan untuk menggusur, melainkan untuk menata dan menciptakan ruang yang lebih manusiawi bagi semua pihak.
Pemkot menargetkan relokasi berjalan lancar dengan dukungan pedagang.
“Ini bukan soal menggusur, tapi menata. Kita ingin semua pihak merasa aman, nyaman, dan berdaya,” tegasnya.
























































