Air PDAM Bagan Pete Mati Lagi, Warga Terpaksa Andalkan Masjid

Foto : aksesjambi

dottcom.id Air PDAM Sriwijaya Bagan Pete kembali tak mengalir. Kondisi ini membuat warga di Perumahan Sriwijaya RT 30, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, harus memutar cara demi bertahan dengan kebutuhan air harian.

Sebagian warga memilih jalan cepat: membeli air bersih. Yang lain, mau tak mau bergantung pada fasilitas umum. Masjid menjadi salah satu titik yang kini ramai didatangi.

Marbot Masjid Darul Arafah, Fauzi, membenarkan situasi tersebut. Warga mulai datang untuk mengambil air, bahkan ada yang memanfaatkan fasilitas masjid untuk kebutuhan dasar.

“Sebagian warga gunakan air masjid untuk keperluan sehari-hari. Ada juga yang buang air di sini karena mungkin di rumahnya sudah enggak ada air,” ujarnya saat dikonfirmasi Akses Jambi, Jumat (27/3/2026).

Akses tetap dibuka, namun pihak masjid tak bisa sepenuhnya menanggung lonjakan kebutuhan. Fauzi mengingatkan agar penggunaan air tetap dijaga agar tidak habis dalam waktu singkat.

Di sisi lain, keluhan datang dari rumah tangga. Dinda, salah satu warga, mengaku harus ekstra hemat meski sudah menggunakan toren sebagai cadangan.

“Repot harus hemat air soalnya pakai toren juga, tapi tetap terbatas dan tidak tahu kapan air hidup lagi. Kalau akhir pekan memang sering mati,” ujarnya.

Gangguan ini bukan pertama kali. Dinda menyebut kondisi serupa sempat terjadi saat Lebaran, bahkan berlangsung cukup lama.

“Waktu Lebaran sempat mati tiga hari, habis itu hidup sebentar, lalu mati lagi sampai sekarang. Tidak ada pemberitahuan juga apakah memang ada gangguan atau tidak. Kami juga tidak tahu sebenarnya apa penyebabnya,” tambahnya.

Warga mengingat, kejadian sebelumnya pernah dipicu pengerjaan jaringan PDAM Tirta Mayang yang berlangsung berhari-hari. Dampaknya sama: aktivitas harian terganggu karena air bersih sulit didapat.