Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menegaskan bahwa gejala penyakit akibat Human Metapneumovirus (HMPV) umumnya mirip dengan flu biasa dan bersifat ringan.
Ketua Satuan Tugas COVID-19 PB IDI, dr. Erlina Burhan, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu panik, namun tetap disarankan untuk waspada terhadap penularan virus ini.
Ia menambahkan bahwa virus ini sebenarnya bukan hal baru, karena pertama kali dilaporkan di Belanda pada tahun 2001.
PB IDI juga sejalan dengan Kementerian Kesehatan dalam mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terlalu khawatir, tetapi tetap menerapkan langkah pencegahan.
Salah satu langkah utama yang dianjurkan adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
PB IDI berharap informasi ini dapat membantu masyarakat memahami bahwa meskipun HMPV sedang menjadi perhatian, risiko penyakit berat dari virus ini relatif rendah bagi sebagian besar orang.




















































