Dalam tidur, kita tidak akan tau yang apa terjadi di anggota tubuh, seperti contoh gerakan bola mata.
Karna kita sudah di fase tidur REM( Rapid Eye Movement).
Tidur terdiri dari beberapa fase yang membantu tubuh dan otak beristirahat dan pulih.
Fase pertama disebut NREM, di mana kita mulai dengan tidur ringan atau “tidur ayam.”
Pada fase ini, meskipun mata tertutup, kita masih mudah terbangun, dan sering mengalami sensasi aneh seperti merasa jatuh atau mendengar suara.
Ketika masuk ke fase kedua, denyut jantung dan pernapasan melambat, suhu tubuh turun, dan kita semakin tidak sadar akan lingkungan sekitar.
Otak mulai melepaskan gelombang yang membantu memproses informasi dan menggabungkan memori.
Fase ketiga adalah tidur pulas, di mana otak memproduksi gelombang delta yang menandakan tidur sangat dalam.
Pada tahap ini, tubuh memperbaiki jaringan, memperkuat otot, dan meningkatkan sistem kekebalan.
Lalu, kita masuk ke fase REM (Rapid Eye Movement), yaitu fase bermimpi.
Selama fase ini, aktivitas otak meningkat, detak jantung naik, dan mata bergerak cepat.
Meski otak aktif, otot-otot tubuh justru mengalami kelumpuhan sementara.
Fase REM penting untuk mimpi dan biasanya terjadi sekitar 70-90 menit setelah tertidur.





















































