5.506 SHM Tak Kunjung Tuntas, DPRD Kota Jambi Jemput Solusi ke Senayan

DOTTCOM.ID – Penyelesaian persoalan sertifikat terblokir Jambi terus menjadi perhatian DPRD Kota Jambi. Lembaga legislatif itu kini memperluas upaya penyelesaian dengan membangun komunikasi bersama DPR RI guna mencari jalan keluar atas 5.506 sertifikat hak milik (SHM) warga yang masih terblokir akibat kebijakan zona merah Pertamina.

Selain mendorong dilakukannya pengukuran ulang terhadap batas dan titik koordinat zona merah, DPRD Kota Jambi juga berupaya mempercepat penyelesaian persoalan melalui koordinasi dengan berbagai pihak di tingkat pusat.

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarely mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Wakil Ketua II DPR RI untuk menyampaikan aspirasi masyarakat serta berbagai kendala yang muncul akibat kebijakan tersebut.

“DPRD Kota Jambi terus berupaya mendorong percepatan penyelesaian polemik kebijakan Zona Merah yang menjadi perhatian masyarakat. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah membangun koordinasi dan komunikasi dengan Wakil Ketua II DPR RI, agar berbagai aspirasi, kendala di lapangan, serta harapan masyarakat Kota Jambi dapat tersampaikan secara utuh kepada para pemangku kepentingan,” ujar Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarely.

Kemas Faried menegaskan penyelesaian persoalan harus dilakukan melalui dialog, koordinasi, dan sinergi antarlembaga sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang memberikan kepastian hukum sekaligus memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat.

“Bagi kami, setiap persoalan harus diselesaikan melalui dialog, koordinasi, dan sinergi antarlembaga, sehingga kebijakan yang dihasilkan tetap berpijak pada kepastian hukum, memberikan rasa keadilan, serta menjaga iklim usaha dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Menurut Kemas Faried, DPRD Kota Jambi akan terus mengawal penyelesaian polemik zona merah dengan mengedepankan komunikasi yang terbuka, konstruktif, dan berorientasi pada solusi.

“DPRD Kota Jambi akan terus mengawal proses ini dengan mengedepankan komunikasi yang konstruktif, terbuka, dan berorientasi pada solusi terbaik bagi Kota Jambi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan masukan dan kepercayaan. Semoga ikhtiar bersama ini dapat menghasilkan jalan keluar yang membawa manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.