Diza Sampaikan Tiga Usulan Strategis Pembangunan Kota Jambi ke AHY

Pemerintah Kota Jambi terus menegaskan komitmennya dalam membangun infrastruktur tangguh dan inklusif, yang berdampak langsung bagi masyarakat serta disesuaikan dengan karakteristik daerah. Komitmen ini ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dalam audiensi bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Rabu, 16 Juli 2025, di Jakarta.

Sinergi Pusat dan Daerah Percepat Pemerataan Infrastruktur

Audiensi ini difasilitasi oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, dan dihadiri kepala daerah se-Provinsi Jambi. Forum ini menjadi wujud sinergi kolektif guna mempercepat pembangunan dan pemerataan infrastruktur secara menyeluruh di wilayah Jambi. Pendekatan ini dianggap sebagai langkah holistik dalam merespon kebutuhan daerah.

Tiga Usulan Strategis Disampaikan Wakil Wali Kota Jambi

Dalam kesempatan tersebut, Diza Hazra Aljosha memaparkan tiga usulan strategis infrastruktur, antara lain:

  1. Normalisasi sungai sepanjang 42 kilometer sebagai upaya pengurangan risiko banjir,
  2. Perluasan 42 ruas jalan di 11 kecamatan dengan total panjang 49 kilometer,
  3. Distribusi air bersih yang dikelola oleh Perumdam Tirta Mayang, melalui surat resmi ke Kementerian PUPR.

“Semua usulan ini bagian dari langkah konkret kami membangun Kota Jambi yang adaptif dan berkeadilan,” ujar Diza.

Normalisasi Sungai Asam Jadi Fokus Khusus

Diza juga mengusulkan normalisasi Sungai Asam dengan nilai anggaran sebesar Rp45 miliar, yang sebelumnya telah disampaikan kepada Komisi V DPR RI. Mengingat posisi strategis Kota Jambi sebagai Ibu Kota Provinsi, dukungan pusat dinilai krusial untuk merealisasikan usulan tersebut.

Kota Jambi Butuh Dukungan APBN Karena Keterbatasan Fiskal

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa dukungan APBN sangat dibutuhkan, mengingat keterbatasan fiskal daerah. Ia menyebut Kota Jambi sebagai simpul mobilitas dan ekonomi regional yang butuh dukungan infrastruktur untuk menopang peran strategis tersebut.

“Keterbatasan fiskal membuat kami harus mengusulkan langsung ke pusat demi pembangunan yang berdampak nyata,” jelasnya.

Menko AHY Sambut Baik Usulan Daerah Se-Provinsi Jambi

Menko AHY menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang hadir. Menurutnya, mereka memahami dengan baik tantangan daerah masing-masing dan mampu menyampaikannya secara terstruktur.

“Saya rasa forum ini sudah menangkap esensinya. Kami saat ini menyusun Inpres Infrastruktur Daerah sebagai payung percepatan pembangunan lintas sektor,” kata AHY.

Inpres Infrastruktur Daerah Diharapkan Percepat Aksi

Dengan adanya Inpres Infrastruktur Daerah, AHY berharap aksi nyata pembangunan akan berjalan lebih cepat. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga porsi anggaran infrastruktur, terutama untuk penanganan bencana dan proyek mendesak.

“Banyak hal yang tidak bisa menunggu. Bencana, misalnya, harus ditanggulangi segera,” ujarnya.

Forum Kolaborasi Jadi Langkah Awal Menuju Perubahan

AHY menilai forum ini sebagai langkah awal yang harus terus dilanjutkan. Ia mendorong para kepala daerah untuk tak bosan menyuarakan kebutuhan daerah.

“Jangan ragu mengingatkan kami. Kami telah mencatat semua masukan,” pungkasnya.

Kunjungan Kerja Juga Libatkan Kementerian Terkait

Selain audiensi bersama Menko AHY, rombongan juga melakukan pertemuan strategis dengan Menteri PPN/Bappenas, Wamen PPN, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pertemuan ini memperkuat koordinasi lintas kementerian dalam mendukung pembangunan Provinsi Jambi secara menyeluruh.