Maulana Targetkan 275 Ribu Warga Jambi Terima MBG

dottcom.id – Pemerintah Kota Jambi terus mematangkan pelaksanaan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka stunting. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program MBG yang digelar di Aula Telanaipura Bappeda Kota Jambi, Kamis (15/1/2026).

Rapat koordinasi yang mengusung tema “Sinergi Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas Menuju Kota Jambi Bahagia” dihadiri Wali Kota Jambi Maulana bersama Anggota DPD RI Elviana, unsur forum koordinasi pimpinan daerah, jajaran Pemerintah Kota Jambi, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kota Jambi, Satuan Tugas MBG Kota Jambi, Badan Pengawas Obat dan Makanan, pimpinan yayasan SPPG, serta para Kepala SPPG Kota Jambi.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan unggulan pemerintah pusat yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dikelola oleh Badan Gizi Nasional. Program ini diarahkan untuk memperkuat kualitas gizi masyarakat, khususnya balita, peserta didik, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa keberhasilan program MBG menuntut kolaborasi lintas sektor yang kuat. Pemerintah daerah, menurut Maulana, berperan memfasilitasi seluruh pemangku kepentingan agar permasalahan di lapangan dapat diurai bersama. “Hari ini semua pihak bertemu, saya sebagai Kepala Daerah memfasilitasi untuk menjadi grup kecil, sesuai dengan problem di lapangan, seperti ketersediaan bahan pokok, berkaitan dengan regulasi dan kondisi real di lapangan,” tegas Maulana.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kota Jambi telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis melalui Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 765 Tahun 2025. Satgas tersebut diketuai Sekretaris Daerah A. Ridwan dengan Wali Kota Jambi, Wakil Wali Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi, Kapolresta Jambi, dan Dandim 0415/Jambi sebagai pembina.

Maulana menekankan bahwa manfaat program MBG harus segera dirasakan masyarakat, terutama kelompok rentan. “Intinya saya ingin sesegera mungkin balita, anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di Kota Jambi mendapatkan manfaat program MBG ini. Karena kita harus menjadi contoh sebagai ibu kota Provinsi Jambi,” sebut Maulana.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Jambi menargetkan sebanyak 275.738 warga sebagai penerima manfaat program MBG hingga pertengahan 2026. Target tersebut akan didukung oleh operasional 74 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. “Targetnya bulan enam, 74 dapur yang ditargetkan dapat beroperasional untuk menyasar seluruh penerima manfaat program ini,” ujar Maulana.

Maulana juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan ketersediaan pangan seiring meningkatnya kebutuhan dapur SPPG. “Secara umum ketersediaannya di Kota Jambi aman, namun kita harus terus memantau keadaan agar suplai dan demand-nya seimbang,” tuturnya.

Menurut Maulana, rapat koordinasi ini menjadi momentum strategis untuk mempercepat akselerasi pelaksanaan program MBG. “Kita hanya ingin agar bagaimana program ini akselerasinya bisa berjalan cepat. Karena ini menyangkut dengan masa depan bangsa Indonesia,” pungkas Maulana.

Anggota DPD RI Elviana mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi yang dinilai proaktif dalam mendorong percepatan program Makan Bergizi Gratis. “Ini acara yang luar biasa, karena Kota Jambi merupakan salah satu inisiator yang telah berinisiatif menggelar acara ini, sebagai ajang evaluasi seluruh pihak, karena kami Anggota DPD RI menjalankan fungsi dalam mengawasi APBN,” ucap Elviana.

Elviana menegaskan pentingnya memastikan program MBG berjalan optimal di Kota Jambi. “Saya tidak mau program ini tidak jalan di Jambi. Karena ini adalah kesempatan, khususnya bagi anak-anak generasi masa depan bangsa untuk menjadi lebih,” lanjut Elviana.

Sementara itu, Wakil Ketua Satuan Tugas Percepatan MBG Kota Jambi Mulyadi menyampaikan bahwa hingga Januari 2026 telah terbentuk 38 dapur SPPG dari target 74 dapur. Capaian tersebut setara 62 persen, dengan 36 dapur lainnya masih dalam tahap pembangunan. “Ini menunjukkan capaian 62 persen, yang saat ini 36 SPPG dalam pembangunan. Dan diprediksi akan melampaui target,” kata Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan bahwa program MBG di Kota Jambi hingga kini telah menjangkau 94.302 penerima manfaat, terdiri atas 1.120 balita, 175 ibu hamil, 439 ibu menyusui, dan 92.568 peserta didik.

Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi, Pemerintah Kota Jambi bersama Satuan Tugas Percepatan MBG, Koordinator Wilayah BGN Kota Jambi, distributor penyedia bahan pokok, serta mitra dan yayasan MBG melakukan penandatanganan komitmen bersama percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kota Jambi.