dottcom.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jambi, Hasan Basri Agus, kembali menyalurkan program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) bagi warga kurang mampu di Provinsi Jambi. Bantuan kali ini diberikan kepada Bastari, kameramen Jambi TV yang tinggal di RT 05, Kelurahan Talang Gulo, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.
Rumah yang sebelumnya berdinding papan dengan kondisi memprihatinkan itu kini mulai berdiri dengan struktur beton. Program RST dari pemerintah pusat tersebut dikawal langsung oleh Hasan Basri Agus, yang turun memantau perkembangan pembangunan di lapangan.

Pada Kamis (26/2/2026), Hasan Basri Agus bersama Tenaga Ahli DPR RI meninjau progres pembangunan rumah Bastari. Dalam kunjungan tersebut, Hasan Basri Agus menyampaikan, “Beliau ini kawan kita dari Jambi TV. Setelah kita lihat, memang kondisi rumahnya sangat sederhana dan memprihatinkan,” ujar HBA saat menyapa keluarga Bastari di lokasi.
Setiap penerima manfaat program RST memperoleh dana stimulan sebesar Rp 20 juta. Pada 2026, Hasan Basri Agus berhasil mengawal kuota 20 unit RST untuk Provinsi Jambi, dengan rincian 11 unit di Kabupaten Sarolangun, 8 unit di Kabupaten Bungo, dan 1 unit di Kota Jambi.
Namun setelah melihat langsung kondisi rumah Bastari, Hasan Basri Agus menilai dana tersebut belum cukup untuk menyelesaikan pembangunan hingga benar-benar layak huni. Hasan Basri Agus pun menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan tambahan dari dana pribadi.
“Ternyata memang belum selesai. Saya akan support secara pribadi. Tadi beliau menyampaikan ingin membuat turap, sempat juga terpikir sumur bor. Mudah-mudahan kalau ada rezeki dan anggaran dari saya, akan kita bantu lagi. Minimal kita dorong supaya rumah ini benar-benar layak,” tegas mantan Gubernur Jambi itu.
Hasan Basri Agus menegaskan kuota RST di Komisi VIII DPR RI memang terbatas, tetapi dampaknya signifikan bagi masyarakat berpenghasilan paling rendah. Program ini menyasar kelompok ekonomi kategori desil satu yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
Di sisi lain, Bastari mengaku tidak menyangka bisa menjadi penerima bantuan melalui jalur aspirasi Hasan Basri Agus. Bastari sebelumnya mendaftar melalui aplikasi Dinas Sosial karena termasuk kategori desil satu dan telah melalui proses survei.
“Waktu itu saya mengajukan lewat aplikasi Dinsos karena masuk desil satu, lalu ada survei dari dinas. Saya tidak menyangka tiba-tiba nama saya tembus lewat program Pak HBA,” ungkap Bastari penuh haru.
Bastari bersama keluarga menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut dan berharap program serupa terus berlanjut untuk membantu warga yang membutuhkan hunian layak.
“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Pak HBA. Program ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak. Harapan kami program seperti ini terus dilanjutkan,” pungkas Bastari.





































