dottcom.id – Sebanyak 300 peserta program mudik gratis dari Jakarta tiba secara bertahap di Terminal Alam Barajo, Kota Jambi, Minggu. Kedatangan para pemudik sempat mengalami keterlambatan setelah perjalanan mereka terhambat kemacetan di Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di kawasan Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Meski perjalanan berlangsung lebih lama dari perkiraan, para peserta mengaku tetap bersyukur karena bisa pulang ke kampung halaman tanpa harus mengeluarkan ongkos perjalanan. Program tersebut dinilai sangat membantu, terutama menjelang Lebaran ketika tarif transportasi biasanya meningkat.
“Syukur bisa berlebaran di kampung halaman, program mudik gratis ini sangat membantu, meski ada kendala macet di jalan,” ungkap Sandi Putra, mahasiswa Uhamka peserta mudik gratis, di Terminal Alam Barajo Kota Jambi, Minggu.
Peserta lainnya, Diyah Ayu Saputri, mengaku baru pertama kali mengikuti program mudik gratis yang diperuntukkan bagi mahasiswa dan pekerja asal Jambi yang merantau di Jakarta. Menurut Diyah Ayu Saputri, fasilitas tersebut sangat meringankan beban peserta karena seluruh biaya perjalanan ditanggung penyelenggara.
“Cuma makan di jalan kami bayar sendiri, intinya kami senang bisa ikut kegiatan ini. Apalagi kita tahu menjelang Lebaran ongkos pasti naik, jadi uang untuk mudik bisa digunakan untuk keperluan lain,” ungkap Ayu.
Setibanya di Terminal Alam Barajo, kedatangan peserta mudik gratis turut dipantau langsung oleh Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf. Kehadiran Benny Nurdin Yusuf dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang dijemput keluarga atau memperoleh angkutan lanjutan menuju daerah tujuan masing-masing.
“Kita juga hadir, menanti saudara-saudara kita dan mengamankan bahwa semua penumpang yang datang akan di jemput, dan akan menggunakan angkutan umum lanjutan bisa tiba dengan selamat berkumpul dengan keluarga,” ungkap Benny.
Program mudik gratis ini merupakan inisiatif anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Provinsi Jambi, Rocky Candra. Sebanyak 300 peserta yang terdiri atas perantau asal Jambi dan mahasiswa diberangkatkan dari Jakarta menggunakan delapan unit bus dengan tujuan akhir Terminal Alam Barajo, Kota Jambi.
Rocky Candra menjelaskan, program tersebut lahir dari keprihatinan terhadap masih banyak warga Jambi di perantauan yang belum dapat pulang kampung karena terkendala biaya. Dari sejumlah pertemuan dengan komunitas perantau Jambi di Jakarta, ditemukan ada warga yang selama lima hingga sepuluh tahun belum kembali ke kampung halaman akibat kondisi ekonomi.
“Karena itu kami menginisiasi program mudik gratis ini agar mereka bisa pulang, bersilaturahmi, dan merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman,” tutup Rocky Candra.































