dottcom.id – Pemerintah Kota Jambi memperkirakan volume sampah selama Idul Fitri 2026 melonjak signifikan hingga menembus lebih dari 500 ton per hari. Lonjakan itu dipicu oleh meningkatnya konsumsi masyarakat, terutama dari sisa makanan selama perayaan Lebaran.
Wakil Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, kenaikan produksi sampah pada masa hari raya menjadi tantangan tersendiri bagi petugas kebersihan karena laju timbulan sampah tidak sebanding dengan kemampuan pengangkutan yang tersedia saat ini.
“Ya, diperkirakan akan meningkat sampai lebih dari 500 ton per hari. Pada saat lebaran ini karena ada peningkatan konsumsi pangan, terutama sampah sisa pangan. Oleh karena itu kami sudah men-stand by kan semua mobil-mobil pengangkutan. Walaupun itu keepatannya tidak bisa mengejar antara produksi sampah dengan pengangkutannya,” ujar Walikota Maulana, Sabtu 14 Maret 2026.
Untuk merespons lonjakan itu, Pemkot Jambi telah menyiagakan seluruh armada angkutan sampah agar pengangkutan tetap berjalan selama periode Lebaran. Langkah ini ditempuh guna menekan penumpukan sampah di berbagai titik permukiman dan pusat aktivitas warga.
Selain penanganan jangka pendek, Pemkot Jambi juga menyiapkan langkah lanjutan dengan menambah armada pengangkut. Pada April 2026, pemerintah kota berencana mendatangkan 20 unit mobil baru guna memperkuat layanan pengangkutan sampah.
Di sisi lain, pemantauan di tingkat wilayah juga diperketat. Pemkot Jambi mengaktifkan posko koordinasi di seluruh kecamatan dengan melibatkan camat dan lurah untuk bersiaga selama 24 jam.
Posko tersebut diharapkan mampu mempercepat koordinasi penanganan di lapangan sekaligus memastikan kondisi lingkungan tetap terpantau selama masa libur Lebaran. Pemerintah kota juga menekankan pentingnya sinergi dengan masyarakat agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.































