Pemkot Jambi Pulangkan 13 Wanita Tuna Susila dari Lokalisasi Payo Sigadung ke Daerah Asal

Dok.ANTARA/Tuyani

dottcom.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah memulangkan 13 orang wanita tuna susila (WTS) yang sebelumnya ditangkap oleh Satpol PP selama penggerebekan di bekas lokalisasi Payo Sigadung. Kepulangan mereka ke daerah asal merupakan bagian dari upaya Pemkot Jambi untuk memastikan tidak ada lagi kegiatan prostitusi di lokasi tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, menyatakan bahwa Dinsos telah memberikan pembinaan kepada belasan orang yang tertangkap dalam razia Satpol PP. Selama ini, mereka telah mendapatkan pendampingan psikologis dan pembinaan dari Dinsos serta Sentra Alyatama.

Selain dipulangkan, 13 wanita tuna susila juga menerima bantuan modal usaha. Bantuan ini diberikan oleh Sentra Alyatama Kemensos dengan tujuan untuk membantu perekonomian mereka.

Jadwal kepulangan 13 wanita tuna susila telah ditetapkan pada Selasa, 30 Juli 2024, melalui jalur udara. Sebelum kembali ke daerah asal dan keluarga masing-masing, mereka akan menjalani assesment oleh tim Kemensos di Jakarta.

Selama 18 hari di Dinas Sosial, 13 wanita tuna susila menerima layanan pemeriksaan kesehatan yang mencakup pemeriksaan kewanitaan, HIV/AIDS, dan narkoba.

Selanjutnya, mereka juga mendapatkan pendampingan konseling dan spiritual. Pendampingan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinsos, Sentra Alyatama, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA).

Penjabat Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, menyatakan bahwa pemulangan para wanita tuna susila ini adalah hasil kolaborasi antara Sentra Alyatama, Dinsos, Satpol PP, dan DPMPPA.

Pihak berwenang menganggap perlu untuk mengambil langkah-langkah penyelamatan bagi para wanita tuna susila ini, terutama karena banyak dari mereka terjebak oleh iming-iming gaji besar saat bekerja di Jambi.

Selain itu, pihak berwenang akan terus memantau aktivitas di Payo Sigadung untuk mencegah adanya kegiatan prostitusi.

Sebelumnya, Satpol PP Kota Jambi melakukan penggerebekan di bekas lokalisasi Payo Sigadung pada Kamis (11/7) dan berhasil menangkap 13 wanita tuna susila serta satu mucikari.