Tekno  

Wamen Komdigi: 92 Juta Pekerjaan Global Akan Tergantikan Teknologi Baru

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria

Dalam sebuah pernyataan resmi, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mengungkapkan bahwa selama periode 2025 hingga 2030, sekitar 92 juta pekerjaan global akan tergantikan oleh teknologi baru. Perubahan ini dipicu oleh kemajuan pesat dalam teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang tengah mengubah lanskap dunia kerja secara mendasar.

Nezar menegaskan bahwa meskipun ada ancaman penggantian pekerjaan, kehadiran teknologi baru juga akan membuka lapangan pekerjaan baru. Menurutnya, penggunaan teknologi digital terbaru diprediksi akan menciptakan hingga 170 juta pekerjaan baru secara global. Namun, untuk dapat mengisi posisi-posisi baru tersebut, dibutuhkan penyesuaian signifikan dalam hal peningkatan kompetensi dan pelatihan ulang tenaga kerja.

Dalam keterangannya, Nezar menambahkan, “Sebanyak 59 persen dari tenaga kerja global membutuhkan pelatihan ulang agar tetap relevan dengan tuntutan pekerjaan yang muncul dari kemajuan teknologi digital.” Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan program pelatihan yang efektif, sehingga para tenaga kerja dapat beradaptasi dengan perubahan ini.

Meskipun tantangan transformasi digital ini cukup besar, Nezar optimis bahwa dengan langkah strategis dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia, masyarakat global dapat memanfaatkan peluang baru yang dihadirkan oleh revolusi industri digital. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di era teknologi.