Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, turun langsung meninjau kondisi SD Negeri 96 di Jalan Sunan Bonang, Simpang III Sipin, Kota Baru, Kota Jambi, pada Rabu (5/2).
Tinjauan ini dilakukan setelah kondisi sekolah yang memprihatinkan sempat viral di media.
Dalam kunjungannya, Faried menemukan beberapa ruang kelas dengan plafon rusak parah, bocor, bahkan hampir roboh.
Ruang perpustakaan pun tidak memiliki plafon, yang dinilai membahayakan siswa dan guru.
“Miris melihat anak-anak tetap belajar dalam kondisi kelas yang atapnya hampir roboh. Ini sangat membahayakan. Kami segera meminta Dinas PUPR Kota Jambi untuk mengambil langkah darurat agar aktivitas belajar tetap aman dan nyaman,” ujar Faried.
Ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD Kota Jambi.
Faried mendorong kepala sekolah agar lebih terbuka dalam melaporkan kondisi fasilitas di sekolah masing-masing.
Menanggapi hal ini, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Jambi, Padjeriosnop, menyatakan pihaknya segera menurunkan tim survei ke SDN 96 untuk menentukan bangunan yang membutuhkan rehabilitasi.
Tahun ini, APBD Kota Jambi mengalokasikan Rp31 miliar untuk perbaikan sekolah.
Kepala SDN 96, Gusnadi, mengapresiasi perhatian Ketua DPRD dan Dinas PUPR. “Terima kasih atas kepeduliannya. Semoga ruang kelas yang rusak segera diperbaiki,” ujarnya.
Saat ini, SDN 96 memiliki 126 siswa.
Dengan kondisi yang tidak layak, pihak sekolah berharap perbaikan segera dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan siswa dalam belajar.
























































