Rintik hujan yang membasahi lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi pada Rabu pagi, 30 April 2025, menjadi saksi bisu haru luar biasa saat ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Isak tangis bahagia pecah dari para TKK yang telah bertahun-tahun menanti kejelasan status mereka. Hari itu, penantian panjang terbayar tuntas ketika mereka menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan secara langsung dari Wali Kota Jambi, dr. Maulana.
Namun bukan hanya SK yang menjadi momen istimewa. Dalam suasana yang penuh makna, Wali Kota Maulana menunjukkan keteladanan yang tak biasa. Ia turun dari podium tanpa payung dan berjalan ke tengah barisan pegawai yang basah kuyup, berdiri bersama mereka dalam guyuran hujan. Sikap ini bukan sekadar simbolik, melainkan pesan kuat bahwa kehadiran dan pengabdian mereka dihargai sepenuh hati.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi menyerahkan SK kepada 1.909 orang PPPK dan 44 orang CPNS hasil seleksi tahun 2024, yang terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Pesan Tegas Wali Kota: Bekerjalah Sepenuh Hati
Mengawali sambutannya, dr. Maulana mengajak para PPPK dan CPNS untuk bersyukur atas amanah yang diberikan dan terus meningkatkan kinerja.
“Bekerjalah dengan kesungguhan hati, karena posisi kalian banyak yang memimpikannya. Jangan bekerja sekadar datang dan pulang,” tegasnya.
Wali Kota juga mengingatkan bahwa tindakan yang tidak sesuai akan berdampak serius. “Jika saya mendengar atau menerima laporan ada yang tidak baik, akan saya cabut SK-nya,” ujarnya dengan nada serius.
Ia menambahkan bahwa Pemkot Jambi saat ini tengah melaksanakan tahapan seleksi PPPK tahap II untuk mengisi 1.468 formasi tambahan, sehingga total PPPK tahun ini akan mencapai lebih dari 5.907 orang, lebih banyak dari jumlah ASN aktif yang hanya sekitar 4.200.
ASN BerAKHLAK dan Visi Jambi BAHAGIA
Dalam arahannya, Wali Kota juga menekankan pentingnya etika dan integritas sebagai abdi negara.
“Jadilah ASN BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif,” ucapnya.
Wali Kota berharap seluruh PPPK dan CPNS menjadi bagian dari visi besar Kota Jambi yaitu BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera), yang akan diwujudkan dalam lima tahun ke depan.
Langkah Strategis untuk Guru Tahfiz
Maulana juga menyoroti persoalan guru tahfiz yang belum bisa mengikuti seleksi PPPK. Ia memastikan bahwa Pemkot telah menyiapkan strategi khusus dengan tetap memberikan insentif melalui Bagian Kesra, tanpa menjadikan mereka honorer.
Aparatur Harus Terus Berkembang
Di akhir sambutannya, dr. Maulana berpesan agar para PPPK dan CPNS terus belajar dan meningkatkan kompetensi diri.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kalian memiliki kompetensi. Jangan puas diri, teruslah menunjukkan kinerja yang baik dan adaptif terhadap budaya kerja,” pungkasnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekda A. Ridwan, Plt. Kepala Kanreg VII BKN Palembang Prima Sepriza, Kepala UPT BKN Provinsi Jambi Sumpena Adi Putra, serta sejumlah pejabat instansi terkait seperti BPJS, PT Taspen, dan Bank 9 Jambi.
























































