Audiensi ke Ditjen Migas, Pemkot Jambi Perjuangkan Tambahan Jargas

dottcom.id – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong perluasan jaringan distribusi gas bumi rumah tangga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan energi daerah. Setelah berhasil menghadirkan 13.235 sambungan jaringan gas rumah tangga beserta infrastruktur pendukung pada 2025, langkah lanjutan kembali ditempuh melalui audiensi dengan pemerintah pusat.

Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha melakukan pertemuan dengan Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (21/1/2026). Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperjuangkan tambahan sambungan jaringan gas rumah tangga untuk wilayah Kota Jambi.

Dalam pertemuan itu, rombongan Pemkot Jambi memaparkan potensi pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan energi nasional sekaligus penguatan ekonomi daerah. Program tersebut dinilai strategis karena mampu menekan pengeluaran rumah tangga serta mengurangi ketergantungan terhadap gas bersubsidi.

Data yang disampaikan menunjukkan jumlah pelanggan jaringan gas di Kota Jambi saat ini mencapai 13.226 sambungan rumah, dengan 11.025 sambungan aktif. Keberadaan jaringan gas bumi dinilai memberi dampak langsung, antara lain membantu pengendalian inflasi, menekan beban belanja masyarakat, mengurangi subsidi gas 3 kilogram, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam keterangannya, Maulana menyampaikan bahwa Pemkot Jambi kembali mengusulkan perluasan jaringan gas rumah tangga lebih dari 50.000 sambungan. Usulan tersebut didasarkan pada pendataan langsung di sejumlah wilayah kota.

“Hari ini kami juga berdiskusi dengan turut menyampaikan surat permohonan untuk perluasan jaringan untuk beberapa Kecamatan,” katanya.

Selain itu, Maulana juga menjelaskan perkembangan pembangunan jaringan gas rumah tangga tahun 2025–2026 sebanyak 13.235 sambungan rumah yang berlokasi di Kecamatan Alam Barajo dan Kotabaru. Pengerjaan proyek tersebut diperkirakan rampung pada Juli 2026.

“Saat ini proses pengerjaan sedang dilakukan secara baik. Insya allah di bulan Juli masyarakat yang sudah terkoneksi oleh jaringannya bisa menikmati gas rumah tangga tersebut,” ungkapnya.

Pemkot Jambi juga menyatakan kesiapan dalam pengelolaan distribusi jaringan gas rumah tangga melalui Badan Usaha Milik Daerah, PT Siginjai Sakti. Kesiapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program setelah jaringan terbangun.

“Dikesempatan ini kami juga menyampaikan kesiapan BUMD kita untuk bersinergi dalam pengelolaannya,” sebutnya.

Maulana berharap audiensi langsung dengan Ditjen Migas dapat memperkuat peluang Kota Jambi memperoleh tambahan bantuan jaringan gas bumi rumah tangga, mengingat masih banyak warga yang membutuhkan akses energi tersebut.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran kami langsung kesini, menunjukkan keseriusan, bisa disambut positif, sehingga Kota Jambi kembali mendapatkan bantuan jaringan distribusi gas bumi rumah tangga beserta infrastruktur pendukungnya,” pungkas Maulana.

Melalui pengembangan jaringan gas bumi ini, Pemkot Jambi menargetkan peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus pengurangan biaya energi rumah tangga. Program tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Kota Jambi yang ramah lingkungan, mandiri energi, serta mendukung agenda nasional dalam memperluas akses energi bersih, efisien, dan terjangkau.