Bisnis  

Harga Properti Residensial Terus Naik, Peminat Menurun

Bisnis, dottcom.id – Pada kuartal II-2024, harga properti residensial di pasar primer terus merangkak naik.

Data dari Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menunjukkan bahwa Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) meningkat sebesar 1,76% secara year on year (yoy).

Pertumbuhan ini lebih pesat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang mencapai 1,92%.Namun, meskipun harga properti naik, penjualan rumah tapak di pasar primer mengalami penurunan.

Faktor-faktor seperti inflasi dan kenaikan suku bunga KPR mempengaruhi tren ini.Dilihat berdasarkan tipenya, kenaikan harga paling tinggi terjadi pada rumah tapak tipe besar, sementara harga rumah tipe kecil dan menengah tumbuh melambat.

Wilayah Batam mencatat kenaikan harga tertinggi sebesar 4,07%, diikuti oleh Pontianak dan Bandar Lampung.

Meskipun demikian, penjualan rumah tapak mengalami kontraksi, dengan penurunan terdalam pada rumah tipe menengah.

Faktor-faktor yang menghambat penjualan properti residensial primer termasuk masalah perizinan/birokrasi, suku bunga KPR, proporsi uang muka yang tinggi dalam pengajuan KPR, dan perpajakan.

Kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia juga mempengaruhi permintaan masyarakat terhadap properti.