dottcom.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam memperkuat mutu pendidikan kembali mendapat perhatian di tingkat nasional. Bupati Batang Hari, Mhd Fadhil Arief, tampil sebagai narasumber utama dalam talk show eksklusif di iNews TV Jakarta dengan mengangkat tema literasi dan numerasi, Senin (16/03/2026).
Kehadiran Fadhil Arief dalam forum tersebut menjadi penegasan bahwa arah pembangunan pendidikan di Batang Hari tidak lagi semata-mata berfokus pada angka partisipasi sekolah. Pemerintah daerah kini menempatkan penguatan fondasi belajar sebagai prioritas utama, terutama dalam aspek pemahaman siswa terhadap literasi dan numerasi.
Dalam pemaparannya, Fadhil Arief menegaskan transformasi pendidikan harus diarahkan pada kualitas pembelajaran yang benar-benar membekali siswa menghadapi tantangan zaman. Menurut Fadhil Arief, kemampuan memahami informasi dan mengolah logika menjadi bekal penting bagi generasi muda di tengah perubahan yang berlangsung cepat.
Bupati Batang Hari menilai literasi dan numerasi merupakan kunci utama agar pelajar tidak hanya mampu mengikuti pendidikan secara formal, tetapi juga siap bertahan dan unggul di era disrupsi. Karena itu, pembangunan pendidikan tidak cukup diukur dari jumlah peserta didik, melainkan juga dari kedalaman pemahaman yang dimiliki siswa.
Fadhil Arief juga menekankan harapan agar anak-anak di Batang Hari tidak hanya kuat dalam teori, tetapi juga mampu menalar informasi secara baik melalui literasi dan menyelesaikan persoalan dengan logika yang tepat lewat numerasi. Pendekatan itu dinilai penting untuk membentuk sumber daya manusia yang adaptif dan kompetitif.
“Ini adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar untuk mewujudkan Batang Hari SuPer TANGGUH,”
Ia menyebut penguatan pendidikan dasar tersebut sebagai bagian dari strategi progresif menuju sumber daya manusia unggul. Dalam beberapa waktu terakhir, Kabupaten Batang Hari juga mulai dikenal sebagai salah satu daerah yang aktif mendorong pengembangan SDM melalui berbagai program inovatif.
Sorotan nasional terhadap langkah Batang Hari ini memperlihatkan bahwa isu pendidikan, khususnya literasi dan numerasi, mulai ditempatkan sebagai agenda strategis pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap penguatan fondasi belajar itu dapat memberi dampak jangka panjang terhadap kualitas generasi muda di daerah tersebut.























































