Kebakaran Hebat di Arab Melayu, Lima Rumah Hangus Dilalap Api

dottcom.id Peristiwa kebakaran Arab Melayu Jambi terjadi di RT 06, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, Senin (21/04/2026) malam. Api dengan cepat melalap permukiman padat penduduk hingga menghanguskan lima unit rumah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi Mustari Affandi mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 20.09 WIB melalui call center. “Pukul 20.09 kita menerima laporan adanya kebakaran di Arab Melayu. Ada lima unit rumah yang terbakar, dan kita menurunkan tujuh armada,” ujarnya.

Sebanyak 30 personel dikerahkan dalam proses pemadaman. Api berhasil dikendalikan setelah petugas melakukan upaya proteksi terhadap bangunan di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan berbagai pihak.

“Kendala utama akses jalan yang sangat sempit. Namun kita lakukan proteksi ke bangunan sekitar, serta berkoordinasi dengan PLN untuk pengamanan listrik dan kepolisian untuk pengamanan lokasi,” jelasnya.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, satu orang petugas pemadam mengalami kecelakaan saat bertugas. “Ada satu petugas yang terjatuh saat pemadaman dan sudah dibawa ke PSC 119,” katanya.

Berdasarkan data sementara, dua rumah semi permanen mengalami kerusakan sangat berat, sementara tiga rumah permanen lainnya turut terdampak cukup parah. Pemerintah Kota Jambi akan melakukan verifikasi lanjutan untuk memastikan tingkat kerusakan.

Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari aktivitas memasak menggunakan tungku anglo berbahan kayu yang masih menyisakan bara api. Api diduga muncul setelah tungku ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.

“Dugaan sementara dari keterangan korban, api berasal dari tungku anglo yang masih meninggalkan bara, lalu ditinggalkan pemilik rumah,” ujarnya.

Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya, diperparah oleh kondisi permukiman yang padat. Selain itu, padatnya warga yang berkerumun di lokasi juga sempat menghambat proses pemadaman.

Kerugian akibat kebakaran Arab Melayu Jambi ini ditaksir mencapai lebih dari Rp400 juta. “Perkiraan kerugian di atas Rp400 juta,” tambahnya.

Mustari Affandi juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran saat proses pemadaman berlangsung. “Masyarakat harus lebih sadar. Banyak yang mendekat, itu berbahaya. Bisa saja terjadi ledakan. Selain itu, banyak yang mengarahkan petugas, padahal kami sudah tahu titik penanganan,” tegasnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana gelap akibat aliran listrik yang dipadamkan, sementara warga tampak berkerumun menyaksikan proses pemadaman. Beberapa pemilik rumah terlihat histeris melihat api melalap bangunan mereka.