dottcom.id – Hujan deras itu meninggalkan dampak nyata. Sebuah bangunan milik Dinas Provinsi Jambi dilaporkan ambruk di kawasan Telanaipura, Sabtu pagi, 4 April 2026.
Peristiwa bangunan dinas Jambi ambruk terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam pada Jumat, 3 April 2026. Sekitar pukul 04.00 WIB, bangunan yang ditempati Zulkifli (50) dilaporkan roboh dan mengalami longsor.
Laporan kejadian diterima petugas pemadam kebakaran pukul 07.29 WIB melalui layanan WhatsApp, telepon, dan call center darurat. Tim langsung bergerak sembilan menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 07.48 WIB setelah menempuh jarak 4,2 kilometer.
Bangunan tersebut diketahui dihuni satu kepala keluarga dengan total tiga orang. Kondisi bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
Proses evakuasi dipimpin oleh Danki M Hafiz bersama enam personel. Dua armada dikerahkan, terdiri dari satu unit rescue dan satu armada tempur. Situasi di lokasi sempat berisiko, terutama karena adanya aliran listrik di sekitar bangunan.
Untuk mengantisipasi bahaya, petugas lebih dulu berkoordinasi dengan pihak PLN guna memutus aliran listrik. Setelah itu, langkah pembongkaran dilakukan dengan menarik struktur bangunan menggunakan sling yang terpasang pada armada tempur.
Upaya tersebut dilakukan agar bangunan dapat diruntuhkan secara terkendali dan tidak menimbulkan korban di sekitar lokasi. Proses berjalan tanpa kendala berarti.
Evakuasi bangunan dinas Jambi ambruk itu berlangsung selama dua jam 30 menit. Seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai pukul 10.10 WIB, dan tim kembali ke markas.
Selain petugas pemadam kebakaran, penanganan juga melibatkan unsur kepolisian, kecamatan, kelurahan, serta pihak PLN Kota Jambi. Seluruh proses disebut berjalan aman dan lancar.
Laporan sementara menyebutkan, penanganan dilakukan dengan prinsip 5T, yakni terencana, terukur, terarah, terlayani, dan tuntas. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan dalam laporan tersebut.











