Bisnis  

Raja Charles III Cabut Status Cadbury dan Unilever sebagai Pemasok Kerajaan

Setelah lebih dari 170 tahun, Cadbury dan Unilever kehilangan statusnya sebagai pemasok resmi Kerajaan Inggris.

Keputusan ini diumumkan oleh Raja Charles III, yang menggantikan kedua merek besar tersebut dengan perusahaan lain dalam daftar pemasok kerajaan.

Cadbury, yang kini dimiliki oleh Mondelez International, mengungkapkan kekecewaannya namun menghormati keputusan Raja.

Sebelumnya, Raja Charles III memberikan 386 surat perintah kerajaan baru kepada berbagai produsen makanan lainnya.

Surat perintah ini merupakan tanda kehormatan yang memungkinkan perusahaan menggunakan lambang kerajaan pada kemasan mereka, berlaku hingga lima tahun.

Keputusan tersebut diduga dipengaruhi oleh desakan kelompok kampanye yang menyerukan pencabutan izin perusahaan yang masih memiliki operasi di Rusia.

Di sisi lain, beberapa merek cokelat seperti Bendicks dan Prestat Ltd tetap mempertahankan status mereka sebagai pemasok resmi kerajaan.

Cadbury, yang berdiri sejak 1824, kini menghadapi tantangan baru tanpa status bergengsi ini.

Sementara itu, keputusan Raja Charles III mencerminkan pendekatan baru terhadap standar yang lebih tinggi dalam memilih mitra kerajaan.