dottcom.id – Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, melakukan monitoring proyek pembangunan daerah di Kecamatan Mendahara Ulu, Kamis (26/2/2026). Langkah ini memastikan seluruh program berjalan sesuai target.
Kegiatan tersebut menjadi bagian strategi pemerintah daerah dalam menjaga efektivitas pelaksanaan pembangunan. Pengawasan langsung dinilai penting untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.
Peninjauan diawali dengan melihat progres pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Kelurahan Simpang Tuan. Pemerintah ingin memastikan bangunan sesuai standar agar segera dimanfaatkan masyarakat.
Selain itu, sektor jalan turut menjadi perhatian dalam monitoring proyek pembangunan daerah. Bupati meninjau akses penghubung Desa Mencolok dan Desa Sungai Besar.
Jalur tersebut dinilai vital karena menjadi urat nadi distribusi hasil pertanian warga. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kualitas jalan agar aktivitas ekonomi tetap lancar.
Di sektor pendidikan, Bupati Dillah meninjau kondisi SD Negeri 220/X. Pemeriksaan difokuskan pada kelayakan fasilitas belajar mengajar bagi siswa.
Rombongan juga mengunjungi SMP Negeri 12 Satu Atap Mencolok untuk memastikan kesiapan sarana sekolah. Evaluasi dilakukan guna menjamin kenyamanan dan keamanan kegiatan belajar.
Sejumlah fasilitas yang membutuhkan perbaikan menjadi catatan penting dalam monitoring proyek pembangunan daerah kali ini. Pemerintah berupaya mempercepat tindak lanjut perbaikan.
Pemkab Tanjung Jabung Timur menegaskan komitmen mengawal seluruh tahapan pembangunan. Pengawasan lapangan dinilai mampu meminimalisir kendala teknis.
Setiap temuan akan segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Bupati menekankan penggunaan anggaran harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan. Dialog langsung diharapkan menyelaraskan program pemerintah dengan kebutuhan lapangan.
Pemerintah daerah terus mendorong pembangunan berkelanjutan dengan menyeimbangkan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia. Hal ini menjadi arah utama kebijakan daerah.
Melalui monitoring proyek pembangunan daerah, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program tetap terjaga. Seluruh proyek ditargetkan berjalan sesuai rencana hingga 2026.
























