dottcom.id – Pencegahan radikalisme Tanjabtim menjadi fokus utama pertemuan Bupati Dillah Hikmah Sari dan Densus 88 Polri di Aula Rumah Dinas, Jumat.
Kunjungan kerja Kasatgaswil Jambi Densus 88, Kombes Pol Beri Diatra, berlangsung dalam suasana akrab.
Agenda pembahasan menitikberatkan pada penguatan langkah antisipatif terhadap penyebaran paham intoleran.
Pemkab Tanjabtim dan kepolisian sepakat mempersempit ruang gerak jaringan ekstremisme di wilayah pesisir.
Dillah Hikmah Sari menyambut positif inisiatif koordinasi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas daerah.
Kolaborasi dinilai penting untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga berkelanjutan.
Pertemuan ini mempertegas sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di lapangan.
Kedua pihak berkomitmen menciptakan suasana kondusif di tengah keberagaman masyarakat Tanjabtim.
Beri Diatra menekankan pentingnya pengawasan hingga tingkat desa sebagai langkah deteksi dini.
Pendekatan tersebut dinilai efektif untuk memutus rantai penyebaran paham radikal sejak awal.
Upaya preventif akan diperkuat melalui sosialisasi dan edukasi kepada berbagai elemen masyarakat.
Langkah ini diharapkan mampu membentengi warga dari ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
Pencegahan radikalisme Tanjabtim juga akan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Pendekatan dialogis dipilih guna menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai kebangsaan.
Kondisi wilayah pesisir dengan cakupan perairan luas menjadi tantangan dalam pengawasan keamanan.
Koordinasi intensif antara Pemkab Tanjabtim dan Densus 88 dinilai krusial menghadapi tantangan tersebut.
Dillah Hikmah Sari berharap pertemuan ini melahirkan langkah konkret menjaga kedamaian daerah.
Keamanan wilayah disebut sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan di Tanjabtim.
Diskusi juga membahas peta kerawanan kamtibmas serta potensi gangguan keamanan ke depan.
Komitmen bersama ini diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
























