Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026, yang juga dirangkai dengan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kota Jambi 2025-2029.
Acara yang berlangsung di BW Luxury Hotel Jambi ini dibuka oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dengan pemukulan gong, dihadiri Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kemas Faried Alfarelly, serta perwakilan Bappeda Provinsi Jambi.
Musrenbang kali ini mengangkat tema “Transformasi Pembangunan untuk Pertumbuhan dan Keberlanjutan”, dengan fokus utama pada:
✅ Peningkatan Infrastruktur & Jalan Berlubang
✅ Penanganan Banjir & Drainase Kota
✅ Tata Kelola Sampah & Lingkungan
✅ Peningkatan Fasilitas Publik & Ruang Terbuka Hijau
✅ Penerapan Kawasan Bebas Asap Rokok
Pemkot Jambi Terima 4.546 Usulan Warga, Fokus Infrastruktur & Lingkungan
Dalam pemaparannya, Kepala Bappeda Kota Jambi Suhendri mengungkapkan bahwa hingga Musrenbang ini digelar, Pemkot telah menerima 4.546 usulan masyarakat, yang diverifikasi sejak tingkat Kelurahan, Kecamatan, hingga Forum Perangkat Daerah.
Beberapa usulan utama masyarakat meliputi:
🔹 Perbaikan jalan dan jembatan di 11 kecamatan
🔹 Normalisasi drainase untuk mencegah banjir di wilayah rawan
🔹 Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST)
🔹 Penambahan lampu penerangan jalan di kawasan padat penduduk
🔹 Pembangunan pusat olahraga dan ruang terbuka hijau di beberapa titik
Selain usulan warga, Pokok Pikiran (Pokir) DPRD juga telah diajukan melalui aplikasi SIPD RI, sesuai Surat Edaran KPK Nomor 2 Tahun 2024, untuk memastikan transparansi dalam perencanaan pembangunan daerah.
Pemkot Jambi Bentuk Tim Monitoring, Pantau Realisasi Usulan Warga
Untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana, Wali Kota Jambi Maulana menegaskan akan membentuk Tim Monitoring yang bertugas melakukan pengawasan langsung ke lapangan.
“Kita pastikan semua usulan ini dieksekusi dengan baik. Tim Monitoring akan turun untuk mengawasi pelaksanaan program, termasuk perbaikan jalan, pengelolaan sampah, serta penanganan banjir,” ujar Maulana.
Beberapa program prioritas yang segera dijalankan:
✅ Pelebaran jalan di 5 titik strategis untuk mengurai kemacetan
✅ Pembangunan embung & saluran air untuk pengendalian banjir
✅ Penertiban dan pengelolaan pasar tradisional agar lebih tertata
✅ Pengembangan area pedestrian & jalur hijau di pusat kota
Perda Kawasan Bebas Rokok Diperketat, Pemkot Minta Pelaku Usaha Buat Smoking Area
Dalam forum ini, salah satu isu yang disoroti adalah perlindungan anak dan ibu hamil dari paparan asap rokok.
Pemkot Jambi akan memperketat penerapan Perda Kawasan Bebas Rokok, terutama di area publik seperti:
🚫 Sekolah & kampus
🚫 Fasilitas kesehatan & rumah sakit
🚫 Ruang tunggu transportasi umum
🚫 Tempat ibadah
“Kami juga meminta pelaku usaha untuk menyediakan smoking area agar asap rokok tidak mengganggu masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil,” tegas Maulana.
Musrenbang RKPD 2026 Resmi Ditutup, Wali Kota & DPRD Tandatangani Berita Acara
Acara Musrenbang RKPD Kota Jambi 2026 ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi, serta pemangku kepentingan lainnya.
Hasil utama dari Musrenbang ini:
✔ 4.546 usulan warga akan diprioritaskan dalam perencanaan pembangunan
✔ Pembentukan Tim Monitoring untuk pengawasan realisasi program
✔ Fokus utama pembangunan pada infrastruktur, lingkungan, dan fasilitas publik
✔ Penerapan kawasan bebas rokok di area publik
Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, Musrenbang RKPD Kota Jambi 2026 diharapkan menjadi dasar pembangunan yang lebih efektif, transparan, dan sesuai kebutuhan warga.
“Terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam Musrenbang ini. Mari kita bersama-sama membangun Kota Jambi yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Wali Kota Maulana.
























































