Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Batang Hari Tahun 2025–2029. Acara ini digelar sebagai bentuk partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan.
Bupati Fadhil Paparkan Indikator Makro Daerah
Dalam sambutannya di Muara Bulian, Selasa (24/6/2025), Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief memaparkan berbagai indikator makro dalam lima tahun terakhir, termasuk pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, angka kemiskinan, gini rasio, indeks pembangunan manusia (IPM), dan inflasi. Ia menegaskan bahwa perlambatan ekonomi tahun 2024 bukanlah penurunan, melainkan bagian dari fluktuasi yang wajar.
Dorong Terobosan Baru demi Pembangunan Inklusif
Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus mendorong terobosan dan inovasi dalam pembangunan. Bupati Fadhil menekankan perlunya strategi baru yang dapat mengubah ritme pembangunan agar lebih berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Program Super Tangguh Jadi Arah Prioritas
Bupati juga menekankan pentingnya keberlanjutan dari program pembangunan “Super Tangguh” yang mencakup elemen petani cerdas, masyarakat sehat, terdidik, nyaman, dan agamis. Program ini menjadi fondasi utama dalam menyusun RPJMD 2025–2029, dengan harapan menciptakan masyarakat yang berdaya dan sejahtera secara menyeluruh.
Selaraskan dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi Jambi
Tujuan dari Musrenbang RPJMD ini adalah untuk melakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap tujuan serta strategi pembangunan daerah yang telah dirumuskan sebelumnya. Bupati Fadhil mengucapkan terima kasih atas dukungan Bappeda Provinsi Jambi dalam menyelaraskan rancangan awal RPJMD Kabupaten Batang Hari dengan RPJMN serta RPJMD Provinsi Jambi.























































