dottcom.id – LKPD 2025 Tanjabtim resmi diserahkan Bupati Dillah Hikmah Sari kepada BPK RI Perwakilan Jambi, menegaskan komitmen transparansi.
Penyerahan dokumen berlangsung di Kota Jambi pada Selasa, sebagai bagian kewajiban tahunan pemerintah daerah.
Dillah Hikmah Sari menargetkan standar akuntabilitas tinggi tetap terjaga dalam laporan keuangan tahun ini.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran daerah.
Kepatuhan terhadap regulasi pelaporan menjadi fondasi utama tata kelola pemerintahan yang bersih.
LKPD 2025 Tanjabtim mencerminkan komitmen penyusunan administrasi keuangan yang tepat waktu dan transparan.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah dilibatkan dalam memastikan pengelolaan anggaran berjalan tertib.
Setiap penggunaan dana publik dituntut dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan di lapangan.
Dokumen keuangan itu telah melalui proses verifikasi internal yang ketat sebelum diserahkan.
Laporan mencakup penggunaan anggaran, aset daerah, serta kewajiban finansial sepanjang tahun berjalan.
Audit oleh BPK diharapkan memberikan gambaran objektif kondisi fiskal Kabupaten Tanjabtim.
Pemerintah daerah menyatakan siap bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.
Dillah Hikmah Sari meminta seluruh jajaran menyiapkan data dukung guna memperlancar audit.
Komitmen menjaga integritas laporan dinilai berdampak positif terhadap iklim investasi daerah.
Opini Wajar Tanpa Pengecualian kembali menjadi target utama yang ingin dicapai pemerintah daerah.
Capaian tersebut dianggap sebagai indikator keberhasilan tata kelola keuangan yang profesional.
Penyerahan LKPD 2025 Tanjabtim juga mencerminkan koordinasi yang solid antar lembaga negara.
Pihak BPK mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban pelaporan.
Serah terima dokumen berlangsung khidmat di kantor BPK Perwakilan Provinsi Jambi.
Pemerintah daerah akan memantau tindak lanjut hasil audit sebagai bagian evaluasi berkelanjutan.
Pengelolaan keuangan yang sehat disebut menjadi kunci utama pembangunan daerah berkelanjutan.
























