“Jangan Tinggalkan Wilayah!” Bupati Dillah Beri Instruksi Tegas ke Seluruh Camat Siaga Karhutla

DOTTCOM.ID, MUARA SABAK – Siaga karhutla Tanjung Jabung Timur diperketat menyusul musim kemarau yang masih berlangsung. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran permukiman dengan menginstruksikan seluruh camat tetap berada di wilayah tugas masing-masing.

Bupati Tanjung Jabung Timur Dillah Hikmah Sari menegaskan seluruh camat tidak diperbolehkan meninggalkan wilayah selama kondisi kemarau masih berlangsung. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran yang meningkat.

“Saya minta seluruh camat tidak meninggalkan tempat. Tetap siaga, lakukan langkah-langkah antisipasi sejak dini. Jangan menunggu kebakaran terjadi baru bergerak,” tegas Bupati Dillah.

Kebijakan tersebut diambil karena Tanjung Jabung Timur memiliki tingkat kerawanan yang tinggi. Selain didominasi kawasan pesisir dengan permukiman padat yang sebagian besar menggunakan material kayu, sekitar 62 persen wilayah kabupaten ini merupakan lahan rawa gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau.

Risiko kebakaran juga meningkat seiring masih berlangsungnya aktivitas perkebunan, perladangan, persawahan, hingga pembukaan lahan baru yang berpotensi memicu karhutla apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Bupati Dillah turut memerintahkan seluruh camat memeriksa kesiapan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran di wilayah masing-masing. Ketersediaan peralatan, sumber air, dan personel harus dipastikan siap digunakan sewaktu-waktu.

Selain kesiapan peralatan, koordinasi dengan kepala desa, lurah, TNI, Polri, instansi terkait, serta relawan peduli api diminta semakin diperkuat agar setiap potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat.

Menurut Dillah, keberhasilan mencegah kebakaran sangat bergantung pada kecepatan penyampaian informasi, kesiapsiagaan aparat di lapangan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menegaskan pencegahan menjadi prioritas utama dengan meningkatkan patroli, mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta memastikan respons cepat ketika ditemukan titik api. Diharapkan langkah tersebut mampu menekan ancaman karhutla maupun kebakaran permukiman selama musim kemarau.