Pemkab Batang Hari Gelar Apel Siaga
Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, hadir sebagai Pembina dalam Apel Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025.
Acara ini digelar pada Selasa (11/03) di Lapangan Alun-Alun Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari.
Apel Siaga ini merupakan langkah aktif Pemkab Batang Hari dalam mengantisipasi dampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.
Sinergi Lintas Instansi untuk Mitigasi Bencana
Dalam apel ini, Bupati menekankan pentingnya koordinasi antara berbagai elemen terkait, seperti BPBD, Ditpolairud, Dinas Sosial, PUPR, TNI, dan Polri.
Kolaborasi ini bertujuan untuk menanggulangi dampak bencana dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain itu, apel ini juga menjadi simbol ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana alam.
Beberapa Wilayah Batang Hari Sudah Tergenang Banjir
Seiring dengan meningkatnya intensitas hujan, beberapa wilayah di Kabupaten Batang Hari telah mengalami banjir.
Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa pemerintah telah bersiaga untuk membantu daerah yang terdampak.
Ia juga meminta instansi terkait untuk selalu memeriksa kesiapan alat dan peralatan dalam menangani banjir yang mungkin memburuk.
30 Sekolah Terendam, Siswa Belajar Daring
Dampak banjir juga dirasakan oleh sektor pendidikan. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Kabupaten Batang Hari, Naswin, melaporkan bahwa 30 sekolah telah terendam banjir.
Untuk memastikan keselamatan siswa, pembelajaran di sekolah yang terdampak dialihkan ke sistem daring.
Antisipasi Gelombang Banjir Kedua
Pemkab Batang Hari juga memperingatkan potensi gelombang banjir kedua setelah air surut.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan air kembali.
Pemantauan terus dilakukan, terutama di tujuh kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Muara Bulian, Muara Tembesi, Batin XXIV, Mersam, Maro Sebo Ulu, Pemayung, dan Bajubang.
Pemkab Batang Hari terus berupaya memberikan respons cepat dan tepat dalam menghadapi situasi ini demi keselamatan masyarakat.























































