Manchester United, di bawah pelatih interim Ruud van Nistelrooy, mencetak kemenangan gemilang 5-2 atas Leicester City dalam laga 16 besar Carabao Cup 2024/2025 di Old Trafford.
Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Setan Merah ke babak perempat final, tetapi juga mencatatkan rekor baru yang melampaui pencapaian era Erik ten Hag dalam laga melawan tim-tim Liga Premier.
Selama masa kepemimpinan Ten Hag, Manchester United memang berhasil meraih beberapa kemenangan besar, namun belum pernah mencetak lebih dari empat gol saat menghadapi tim Premier League.
Hasil terbaiknya adalah kemenangan 4-2 atas Sheffield United, 4-3 melawan Wolves, dan 4-1 saat melawan Chelsea.
Sementara torehan tujuh gol di era Ten Hag terjadi saat melawan tim dari divisi bawah, seperti Barnsley FC dan Coventry.
Namun, Van Nistelrooy membawa dampak instan.
Dalam debutnya sebagai pelatih interim, MU langsung mencatat kemenangan besar dengan lima gol, sekaligus memberikan harapan baru bagi penggemar.
Dua gol dicetak oleh Casemiro dan Bruno Fernandes, sementara Alejandro Garnacho turut menyumbang satu gol.
Ini merupakan sinyal positif bagi tim yang sebelumnya tengah diliputi tren negatif.
Meski berstatus interim, ini adalah kehormatan besar bagi saya bisa melatih klub yang saya cintai,” ujar Van Nistelrooy setelah laga.
“Saya akan memberikan yang terbaik untuk membalikkan nasib kita.”
Meski hanya satu laga, performa mengesankan ini memicu optimisme baru bahwa di bawah kendali Van Nistelrooy, Manchester United bisa kembali ke jalur kemenangan.














































