dottcom.id, Muaro Jambi – Tim Football Club Kota Jambi (FC Koja) memastikan diri sebagai juara Gubernur Cup 2026 setelah menaklukkan kesebelasan Kabupaten Merangin melalui drama adu penalti dengan skor 5-4. Partai final yang berlangsung di Stadion Swarna Bhumi, Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu sore (25/01/2026), harus ditentukan melalui tos-tosan usai waktu normal berakhir imbang 1-1.
Pertandingan puncak ini disaksikan ribuan pendukung dari kedua tim. Hadir langsung Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Wali Kota Jambi Maulana bersama Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah, serta Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha yang juga menjabat sebagai Manajer FC Koja.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan tampil terbuka dan saling menekan. FC Koja membuka keunggulan lebih dulu melalui gol cepat Khusni Mubarak pada menit ke-9. Keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Merangin menyamakan kedudukan lewat gol Bima Sakti pada menit ke-20. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. Sejumlah peluang tercipta, namun tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit. Hasil imbang memaksa laga ditentukan melalui adu penalti.
Pada momen penentuan tersebut, penendang terakhir FC Koja bernomor punggung 44, Amabel Ramansyah, tampil sebagai penentu. Eksekusi penalti yang tenang memastikan kemenangan Kota Jambi dengan skor 5-4 sekaligus mengunci gelar juara Gubernur Cup 2026.
Usai pertandingan, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tim sepak bola Kota Jambi. “Alhamdulillah hari ini kita keluar sebagai juara, setelah cukup lama kita menantikan prestasi ini, atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kota Jambi saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pemain, tim pelatih dan official, manager, dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam mendukung kesebelasan Fc Koja,” ujar Maulana.
Maulana juga berharap turnamen Gubernur Cup tidak semata menjadi ajang mengejar gelar, tetapi mampu melahirkan talenta sepak bola daerah. “Kalah menang itu sudah biasa, yang harus difikiran kedepan bagaimana kegiatan tahunan ini bisa menciptakan bibit pemain yang bisa diandalkan. Karena kita melihat sepanjang kejuaraan ini banyak talenta-talenta muda Jambi yang mempunyai bakat,” kata Maulana.
Dengan mengusung jargon Menang, Solid, dan Bahagia, target juara yang dicanangkan FC Koja sejak awal akhirnya tercapai. “Dengan pemain yang kami miliki, dari awal kami optimis dapat meraih hasil optimal dalam kejuaraan Gubernur CUP tahun ini. Namun, hal ini bukan kami jadikan beban, melainkan menjadi motivasi bagi para pemain,” ujar Maulana.
Manajer FC Koja, Diza Hazra Aljosha, turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. “Alhamdulillah tentunya, kami bangga atas nama Pemerintah dan juga Masyarakat, serta saya sebagai Manager. Akhirnya prestasi yang telah lama ditunggu, berhasil kita braih tahun ini,” ucap Diza.
Kemenangan ini menjadi momen istimewa bagi Kota Jambi. Selain mengakhiri penantian sejak terakhir kali mengangkat trofi pada 2022, gelar Gubernur Cup 2026 juga tercatat sebagai sejarah baru karena diraih di Stadion Swarna Bhumi Pijoan yang untuk pertama kalinya menjadi venue final ajang tersebut.
Hasil ini sekaligus menegaskan posisi Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi yang mampu berprestasi di bidang olahraga. Di bawah kepemimpinan Maulana dan Diza, keberhasilan FC Koja menjadi simbol kebangkitan sepak bola Kota Jambi untuk menatap prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.























































