DOTTCOM.ID – Format Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi yang terbesar dalam sejarah sepak bola setelah FIFA resmi menambah jumlah peserta menjadi 48 negara.
Jumlah itu meningkat drastis dibanding edisi sebelumnya yang hanya diikuti 32 tim nasional. Perubahan besar tersebut langsung memunculkan berbagai respons dari pecinta sepak bola dunia.
Sebagian penggemar menyambut positif format Piala Dunia 2026 karena lebih banyak negara kini memiliki kesempatan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Dengan peserta yang lebih banyak, variasi pertandingan diprediksi semakin beragam dan membuka peluang lahirnya kejutan dari negara-negara nonunggulan.
Tim-tim dari Asia, Afrika hingga kawasan CONCACAF dinilai berpotensi memberi warna baru sekaligus membuat turnamen terasa lebih global dan tidak hanya didominasi negara kuat Eropa maupun Amerika Selatan.
Kisah negara underdog memang selalu menjadi daya tarik utama dalam setiap edisi Piala Dunia.
Banyak pecinta sepak bola berharap format Piala Dunia 2026 mampu menghadirkan kejutan seperti Korea Selatan pada 2002, Kroasia pada 2018 hingga Maroko pada 2022.
Di sisi hiburan, penambahan peserta juga diyakini bisa menciptakan lebih banyak drama dan atmosfer baru di sepanjang turnamen.
Namun di balik antusiasme tersebut, tidak sedikit pihak yang mengkhawatirkan kualitas pertandingan justru mengalami penurunan.
Dengan slot peserta lebih banyak, beberapa tim dianggap belum memiliki level kompetitif yang cukup untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Kondisi itu dikhawatirkan memicu pertandingan berat sebelah dengan skor telak yang kurang menarik bagi penonton.
Selain itu, format baru juga membuat jumlah pertandingan meningkat menjadi 104 laga sehingga jadwal turnamen menjadi jauh lebih panjang dibanding sebelumnya.
Klub-klub Eropa bahkan sempat mengkritik FIFA karena khawatir kondisi fisik pemain akan semakin terkuras akibat kalender pertandingan yang semakin padat.
Di era sepak bola modern dengan jadwal kompetisi yang sudah sangat sibuk, tambahan pertandingan dinilai menjadi tantangan besar bagi pemain maupun pelatih.
Meski menuai pro dan kontra, format Piala Dunia 2026 diyakini tetap akan menghadirkan pengalaman baru bagi dunia sepak bola.
Jika drama, kejutan dan atmosfer global berhasil tercipta, bukan tidak mungkin format baru tersebut justru menjadi masa depan baru turnamen sepak bola dunia.




















































